27.10.16

Jangan Gunakan Kosmetik Yang Mengandung Bahan-bahan Ini!


Sekarang ini, menggunakan kosmetik merupakan hal yang lumrah dilakukan. Tak hanya oleh wanita. Bahkan pria, untuk bisa tampil menarik, segar, dan berbeda dari biasanya, juga memakai kosmetik. Dari mulai pelembab wajah, bedak, shading, hingga ke lipstick.

Di dalam sebuah produk kecantikan, ada banyak sekali zat kimia. Ada zat kimia alami da nada juga zat kimia buatan. Semua sah-sah saja kehadirannya dalam sebuah kosmetik, asalkan sudah memenuhi berbagai kriteria yang telah ditentukan oleh badan terkait. Misalnya oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Perkembangan produk kosmetik, dari tahun ke tahun sudah mengalami banyak perkembangan. Namun seiring perkembangan tersebut, sudah berkali-kali pula mengalami inspeksi atas penggunaan bahan-bahan berbahaya yang dapat mengancam kesehatan pengguna dan lingkungan. Misalnya penggunaan merkuri pada kosmetik kuno yang dapat menyebabkan kanker. Meski telah mengalami inspeksi yang ketat, masih saja ada beberapa produsen produk kosmetik yang bandel, dan menambahkan beberapa bahan kosmetik berbahaya yang dapat mengancam kesehatan pengguna dan keasrian lingkungan. Oleh karena itu, jika Anda kebetulan membaca komposisi dari produk kosmetik yang Anda pakai, dan lalu menemukan bahan-bahan berikut, segera hentikan pemakaian produk tersebut.

Triklosan Pada Produk Sabun Muka
Triklosan merupakan salah satu substansi antimikroba yang banyak digunakan dalam produk sabun mandi dan sabun muka. Akhir-akhir ini, Badan POM-nya Amerika Serikat, yakni FDA (Foods and Drugs Administration) melarang penggunaan triklosan dalam produk sabun-sabunan. Hal ini karena triklosan dapat memicu resistensi mikroorganisme pathogen dan gangguan hormonal penggunanya (sumber: FDA).

Microbeads (Scrubs) dari keluarga Polietilena
Menggunakan sabun mandi dan sabun muka dengan scrubs memang menimbulkan kepuasan dan keyakinan akan terangkatnya kotoran dari muka atau tubuh. Namun, ahli lingkungan di beberapa negara, seperti Inggris dan Amerika Serikat telah melarang penggunaan scrubs yang terbuat dari polietilena. Misalnya saja seperti polyethylene (PE), polypropylene (PP), polyethylene terephthalate (PET), polymethyl methacrylate (PMMA), dan polytetrafluoroethylene (PTFE). Senyawa-senyawa tersebut termasuk senyawa yang tidak dapat didegradasi dengan cepat, sehingga mengganggu kelestarian alam. Terutama kelestarian ekosistem laut.

Hal tersebut berarti bahwa jika Anda memakai produk kecantikan berbahan PE dan yang disebutkan tadi, Anda otomatis telah turut serta dalam proses rusaknya alam. Terutama kelestarian laut yang sangat dibutuhkan oleh manusia dan mahkluk hidup lain di muka bumi ini.

Parfum
Menggunakan produk kosmetik yang berparfum memang menyegarkan. Namun, banyak bahan pewangi dalam produk kosmetik yang dikaitkan dengan proses karsinogenesis, atau terbentuknya kanker. Selain itu, seperti kasus scrubs, parfum pada produk kosmetik, terutama sabun mandi dan sabun muka juga mengancam lingkungan hidup. Oleh karena itu, Anda harus mengambil langkah bijak dengan memilih produk yang tidak memiliki pewangi, agar terhindar dari kanker dan turut serta menjaga lingkungan agar tetap lestari.

Ekstrak Plasenta Hewan
Ekstrak plasenta hewan pada bahan kosmetik memang terbukti secara empiris mampu menghaluskan kulit. Namun, banyak yang mengaitkan penggunaan bahan ini dengan gangguan keseimbangan hormon pada penggunanya. Dan ini dapat memicu berbagai masalah. Seperti masalah kesehatan, bahkan masalah emosi. Oleh karena itu, Anda harus menghindari produk yang mengandung ekstrak plasenta, agar tidak mudah marah dan moody.

Nah, itulah zat-zat berbahaya yang sebaiknya tidak ada di dalam kosmetik Anda. Anda tak perlu khawatir membeli produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya tersebut. Asalkan Anda selalu teliti dan membeli di toko yang terpercaya. Salah satu tempat belanja di mana Anda dapat mengecek dan memilih produk kosmetik yang sehat dan ramah lingkungan ini misalnya saja di toko online seperti Belanja.com.

26 komentar:

  1. Jarang pake kosmetik sih. Jadi aman hihi

    BalasHapus
  2. Microbeads dan parfum yang masih banyak ditemukan di produk skincare tuh. Dulu sugestinya microbeads itu zat aktif yang membantu bersihin kotoran di wajah eh ternyata bahaya.

    BalasHapus
  3. Masih sering ada di produk yg kupakai. Hemmm

    BalasHapus
  4. wah, saya baru tau teh tentang triklosan dan microbeads...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga. Semoga jadi hati-hati, ya...

      Hapus
  5. nah ini juga mba yg lagi jadi perhatian saya, selain poin-poin di atas bahan-bahan yang diharamkan agama berlaku juga untuk kosmetik ngga ya? <--

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mending pilih jelas2 yang berlabel halal ya

      Hapus
  6. Aku dah g pernah pake macem2 sekarang milih banget mau pake apa mekapnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyap, kudu gitu. Kudu yang jelas2 aman ya...

      Hapus
  7. Srub emang meyakinkan buat ngebersihin wajah y mba.. peeling dan bbrp produk lulur termasuk juga kali ya? Tapi udah enggak make 22nya juga sih, berarti ikut dalam menjaga kelestarian lingkungan ya, cieh gaya, hehe

    BalasHapus
  8. Makasih tante solusinya,,

    BalasHapus
  9. kudu perhatiin ya Mbak, kalau menggunakan kosmetik. Apalagi untuk wajah niihc

    BalasHapus
  10. Aku selalu pakai parfum, mba. Nggak pede aja. Tapi kayaknya emang harus hati2 ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kaloparfum gapapa, mbak. Yang mesti diwaspadai itu kosmetik yang pake parfum. Ada baiknya memilih yang wangi alami kosmetik tersebut. :)

      Hapus
  11. Wah, baru tahu lho Teh. Terutama ttg microbeads ini, kirain aman-aman aja buat lingkungan.

    BalasHapus
  12. Aku termasuk yg merhatiin bgt kandungan kosmetik. Apalagi lg hamil gini. Di satu sisi butuh, di sisi lain jg tetep harus hati2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget, mak. Ngeri-ngeri kosmetik sekarang mah

      Hapus
  13. Harus hati-hati memaaang mba.. Lebih baik cek dan ricek..

    BalasHapus
  14. Serem juga ya. Tadinya karena gak pernah pake kosmetik jadi aman, tapi ternyata ada juga kandungan bahan berbahaya di produk2 perawatan. Jadi takut dan aku gak pernah cek isinya secera detil

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di blog saya. Maaf, karena semakin banyak SPAM, saya moderasi dulu komentarnya. Insya Allah, saya akan berkunjung balik ke blog teman-teman juga. Hatur tengkyu. :)