18.9.19

Bingung Milih Nama Domain? Baca Ini Dulu!


Beberapa waktu yang lalu, seorang teman blogger curhat sama saya. Katanya dia nyesel ngasih nama domain blognya. Iya sih, dia milih namanya sebagai nama domain blognya, sama kayak saya. Tapi penulisannya, katanya bikin banyak orang salah. Menggunakan tanda (-) yang sering terkecoh dengan tanda (_). Jadinya, enggak tahu kenapa, SEO blognya jadi gak bagus. Dan jelas, hal ini ngaruh ke traffic.

Ngomong-ngomong soal milih nama domain memang gampang-gampang susah. Milih yang gampang diingat, eh ternyata udah ada yang punya. Milih yang yang unik, eh malah kayak teman saya tadi. SEO blog gak bagus yang akhirnya membuat traffic dari mesin pencari sangat sedikit.

Untuk yang galau mau milih dan beli domain, saya punya beberapa tips. Mana tahu bisa jadi pertimbangan supaya gak nyesel di kemudian hari. Ini dia!

Berpikir Layaknya Pengunjung Blog/Website

Untuk memulai pencarian nama domain untuk blog atau pun website, ada baiknya kita berpikir dulu dengan cara membayangkan diri kita menjadi pengunjung blog. Tanyakan kepada diri sendiri, apakah nama domain yang kita pilih sudah sesuai dengan niche blog kita? Apakah mudah diingat dan diketik? Apakan domain tersebut juga original dan sudah merepresentasikan diri kita yang berada di balik layar? Mempertimbangkan keunggulan dari diri kita dan blog kita, niche blog kita, serta menggunakan frasa kata yang unik, tetapi mudah diingat dan diketik, akan sangat disukai pengunjung.

Buat Nama Domain Blog/Website Brandable

Apa yang terjadi saat kita ketemu dengan orang baru? Kita pasti kepikiran menciptakan kesan orang tersebut di benak kita. Demikian juga dengan nama domain. Ketika pertama kali tahu domain blog/web kita. Pengunjung akan menciptakan kesan tersendiri terhadap blog/website kita di benaknya. Karenanya, supaya kesan tersebut bisa bagus, sehingga akhirnya si pengunjung menjadi pengunjung setia, pemilihan domain harus bener-bener mewakili kita atau produk kita. Tak hanya ‘menawarkan’ isi blog/website kita, tetapi juga memberikan nilai lebih serta tujuan yang jelas.

Jangan lupa juga untuk berpikir keberlangsungan dari blog/website kita tersebut. Jangan sampai deh kayak temen saya. Pada akhirnya dia nyesel dengan pemilihan nama domain blognya. Jadinya keberlangsungan blog dia gak selamanya, karena akan diganti dengan nama domain baru. Bisa dibayangkan betapa banyaknya broken link blog si teman. Jadinya pengunjung mendapati laman blog yang salah. Jika terus menerus begini, siapa pun akan menjadi bosan. Bisa jadi mereka kabur selamanya. Turun deh kunjungan dan traffic blog kita.

Pilih Nama Domain yang Memorable

Dari penelitian dan survey dunia, nama domain yang pendek, kreatif, mudah dan sangat cepat dikenali, serta mudah diucapkan itu sangat disukai pengunjung. Misalnya saja Google, Apple, Facebook, Instagram, dan Twitter. Kesemuanya memiliki ciri yang sama, yaitu pendek, nama yang unik dengan panjang 6-14 karakter, mudah diingat, dan mudah diketik.

Nama domain seringkali menyebar dengan berbagai cara, bahkan dari mulut ke mulut. Itu sebabnya para ahli banyak yang menyarankan memilih nama domain itu yang mudah, baik dalam pelafalan mau pun dalam penulisan. Ada beberapa hal yang harus dihindari, seperti nomor, tanda (-), atau karakter khusus yang bikin susah diucapkan serta susah diingat.

Pilih Ekstensi Terbaik

Setelah memilih nama domain yang pas, kita tentu harus memilih jenis ekstensi yang akan ditambahkan pada nama domain blog kita supaya blog kita masuk Top Level Domain (TLD). Agar bisa maksimal, pilihlah ekstensi terbaik. Ekstensi dot com merupakan ekstensi yang paling umum dipakai. Akan tetapi jika domain yang kita pilih dengan ekstensi dot com sudah ada yang memiliki, kita bisa memilih jenis ekstensi TLD yang lain. Misalnya saja dot net, dot info, dot me, dot id, dot web dot id atau yang lainnya. Saran saya sih, jangan pilih ekstensi yang aneh-aneh, sebab ada kalanya ini berkonotasi lain.

Segera Beli!

Jika nama domain dan ekstensinya sudah pas, dan lalu setelah kita searching tak dimiliki orang lain atau pihak lain, ayo segera beli domain tersebut. Jangan menunggu lebih lama, sebab boleh jadi, di belahan dunia sana ada yang berpikiran sama seperti kita. Sangat mungkin, nama domain yang kita pilih berikut ekstensinya bisa dimiliki orang lain atau pihak lain, jika telat satu jam pun. Supaya gak memberatkan, kita bisa pilih beli domain murah. Jangan salah, domain murah bukan berarti murahan. Sama aja kok kayak beli domain yang mahal. Di Qwords misalnya. Harga beli domain sangat terjangkau. Tapi layanan yang kita dapat sangat maksimal.

Klaim Semua Nama Domain yang Mirip

Tips ini khusus untuk website bisnis. Klaim semua nama domain yang mirip, berikut jenis ekstensinya. Supaya tidak dibeli lebih dulu oleh kompetitor. Sebab bisa jadi, kesalahan ketik akan nama domain akan membuat calon pelanggan beralih ke kompetitor. Mengklaim semua nama domain yang mirip akan membuat semua pelanggan tetap dalam jangkauan kita. Sekali pun mereka mengetik typo nama domain kita.

Gimana?

Itu dia beberapa tips memilih nama domain yang saya ambil sarinya dari berbagai sumber. Semoga teman-teman yang akan beralih ke TLD bisa mempertimbangkannya. Supaya gak menyesal di kemudian hari. Pastikan ya teman-teman memilih nama domain yang unik. Yang belom pernah ada. Supaya kelak tidak ada tuntutan dari berbagai pihak. Menggunakan nama sendiri sebagai nama domain merupakan pilihan yang paling mudah. Namun pun begitu, sebelom membeli, pastikan teman-teman sudah lebih dulu searching. Siapa tahu kan nama kita yang unik pun ada yang punya.

Demikian tulisan saya kali ini. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa!


23 komentar:

  1. Hihi, awal memilih nama blogpun bingung sampai akhirnya memutuskan untuk memilih nama sendiri sebagai nama blognya, berharap ga berubah rubah sih yaaa karena menentukan usia blog kita juga..thanks for share teh..

    BalasHapus
  2. Hihii.. akutu dulu pengoleksi nama domain, kalo ada yang lucu pada dibeli dan dioptimasi blognya. Trus kalo ga punya duit dijualin, lumayan harganya sesuai dengan kebutuhan page rank/alexa/da-pa .

    Ateul pen jajan kalo liat domain available teh...hahhahaa

    BalasHapus
  3. Makasih banyak tipsnya teh Nia, nanti akan kupraktekan kalau beli domain lagi di Qwords. Karena ku setuju kalau di sana harganya terjangkau. Aku suka :)
    Dulu sih pengen punya domain dengan nama lengkap, tapi ya itu setelah aku cari di mesin telusur kalau nyari namaku suka nyasar ke gilang gilang yang lain huehehe

    BalasHapus
  4. Saya nih bingung teh Nia
    Dan sampai sekarang belum ganti karena ada yang bilang gapapa
    .

    Judul nya aja yang harus eye catching ceunah #tambahbingung

    BalasHapus
  5. Nah, iya, dulu pas mau migrasi ke dot-com, sempat bingung milih nama domain. Ya sudah deh pakai nama sendiri. Untuk blog niche travel, jadi kepikiran bikin nama yang pas. Ini masih rencana, sih. Trims infonya, Teh Nia

    BalasHapus
  6. Nah: segera beli, jangan ntar dulu ntar dulu hehe.
    Sip tipsnya, Mbak Nia. Tengkyuuuu.

    BalasHapus
  7. memilih nama domain sebenarnya antara gampang-gampang susah juga sih menurutku, kadang kayak aku saja nih inginnya semuanya sama. Mulai dari blog, social media dan apapun itu dengan menggunakan akuchichie tapi kadang masih suka banyak yang salah spelling.

    BalasHapus
  8. Qiqiqiqiq, ini permasalaahan sejuta umat ya Teh.
    Sekarang, setelah dapat nama domain, bingung update konten secara istiqomah qiqiqiq
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
  9. Saya dulu juga sempat bingung waktu mau pilih nama, beberapa kali nemu nama yang pas, msukkan nama, ternyata sudah dipakai orang lain. Memang ya, kalau sudah nemu nama yang pas, segera deh dibeli domainnya, daripada kedahuluan orang lain dan jadi nyesel

    BalasHapus
  10. Jadi harus dipikir dulu ya untuk memilih nama domain ini.. Karena bisa di ingat sama orang... Entah itu sesuai niche blognya atau nama dja..

    BalasHapus
  11. Siap mbak, makasih sharingnya. Aku pun kemarin pas beli domain, biar gak ribet pake nama sendiri aja. Disaranin ama suami juga gitu. Nama sendiri yang sederhana saja, gak usah panjang-panjang dan aneh.

    BalasHapus
  12. Dari awal sampai sekarang nama domain aku sesuai nama. Tapi beberapa tahun ke belakang mulai bertani blog dan namanya suka bingung. Nuhun sharingnya Teteh :)

    BalasHapus
  13. Sayang yah nama domainku udah 6 tahun, padahal pingin banget punya nama domain dan akun medsos yang sama hikss, tapi memang seiring berubahnya algoritma google, nama domain ngak harus ribet bikin yang SEO, yang penting unik dan mudah diingat, tapi kalau harus borong semua ekstensi nama domain biar ngak ada yang nyamain...ngak kuattt hahaha, kecuali buat pemilik bisnis tuh kayaknya wajib borong semua ekstensi domain, biar ngak ada yang mirip-miripin.

    BalasHapus
  14. Setuju banget sama saran2 di sini. Aku juga biasanya melakukan ini terutama yang buat bisnis, ya

    BalasHapus
  15. Dulu sempet bingung waktu cari nama domain, akhirnya pakai nama sendiri aja, deh biar gampang diinget.

    BalasHapus
  16. Saya Mbak yang termasuk mengakami kebingungan kala milih nama blog ketika pindah ke TLD. Asli galau, pengen pilih nama yang singkron dengan konten di Blog. enidngnya saya pakai nama pena dan isi blog lebih ke tema gado-gado deh

    BalasHapus
  17. Dulu ada yang nyarani, blogku pake lizafathia.com aja ga usah liza-fathia.com, karena tanda - kadang bikin orang susah ngetik. Cuma kalau mau ganti nanti bakal ngaruh ke DA dan PA blog. Walhasil, tetap aja pake ini. Kalau bikin blog baru, baru ga pake tanda baca lagi

    BalasHapus
  18. Saya dulu kasih nama juga asal. Tadinya pgn kasih nama ceritaku. Tapi sudah ada yg pakai. Disarankan pakai cerryku, ya udah pakai saja.. Hihi.. Bsk deh kalau bikin blog ke dua, pakai tips di atas... Tfs mb...

    BalasHapus
  19. Aku nih awalnya nentuin nama blog aku aja mesti bikin pilihan nama, tanya, konsultasi sama yg paham pernamaan blog mbak. Ga cuma 1 dua orang . banyak hehhe.
    Tapi ngebantu banget sih
    Pemilihan terbanyak yg aku gunakan untuk alamat blog aku skrg hehhe
    TFS yahh Mbak.

    BalasHapus
  20. nama domain banyak yang pengen nih, api duitnya nih yang bingung , lalu ngisinya dan bayar perpanjangan kakak cantik, hahaha

    BalasHapus
  21. Saya dulu sebelum membuat nama domain semedi dulu Mbak. Haha. Canda. Eh maksudnya riset dulu dan buat daftar kira-kira apa dan bagaimana. Alhamdulillah nggak nyesal sampai sekarang.

    BalasHapus
  22. Wah.. Soal nama domain ini mmg penting banget ya mba. Soalnya menunjukkan kepercayaan dimata pembaca jg. Tp kalau personal blog keknya lebih enak dinamain hal yg menyenangkan. Hihi

    BalasHapus
  23. saya pakai nama sendiri untuk branding teh, gampang dicari pula, meski nama sri banyak tapi yang ngeblog kan siapa tahu cuma saya aja hihihi pede bangett sihh

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di blog saya. Maaf, karena semakin banyak SPAM, saya moderasi dulu komentarnya. Insya Allah, saya akan berkunjung balik ke blog teman-teman juga. Hatur tengkyu. :)