27.5.19

Mengapa Perlu Pemanasan Sebelum Olahraga?


Tubuh merupakan sebuah sistem yang dirancang khusus untuk melakukan segala hal dalam berbagai keadaan termasuk mengatasi penyebab dan gejala kram. Tubuh yang sehat memiliki kemampuan untuk mengatasi berbagai jenis intensitas gerakan ketika dibutuhkan. Tidak jarang orang yang mampu mengerahkan aktifitas fisik yang begitu besar tanpa diperlukan persiapan sebelumnya. Berdasarkan logika ini cukup jelas bahwa seseorang tidak perlu melakukan pemanasan ketika hendak melakukan aktifitas fisik apa pun. Gerakan dan tindakan yang dilakukan dalam berolahraga dapat dengan mudah dicapai tanpa melakukan pemanasan. Namun tindakan ini sama sekali bukanlah sesuatu yang benar.

Berolahraga merupakan tindakan khusus untuk mencapai aktivitas fisik tertentu dalam durasi tertentu. Olahraga sendiri ditujukan untuk menjaga kebugaran dan menembus batas dari kemampuan fisik. Karena tujuan ini pemanasan menjadi sesuatu yang sangat penting untuk dilakukan sebelum melakukan olah raga. Tanpa pemanasan seseorang akan mudah mengalami cedera otot akibat gerakan besar yang dilakukan secara mendadak. Cedera bisa tidak terjadi secara spontan karena beberapa orang secara genetik memiliki fisik yang baik sehingga cedera dari gerakan bisa dibatasi pada tingkat minimal. Namun tentu saja hal ini bertentangan dengan tujuan olahraga karena tindakan tanpa pemanasan malah menghasilkan cedera bukan kebugaran.

Menghindari cedera otot dari olahraga bukanlah sesuatu yang sulit dilakukan. Pemanasan juga dapat dilakukan dalam waktu yang sangat singkat hanya untuk mempersiapkan otot tertentu. Pemanasan ideal bisa dilakukan dalam 10 menit dengan tujuan untuk meregangkan dan melenturkan otot sehingga siap digunakan untuk aktifitas berat. Hal ini juga membantu bagian tubuh yang kurang terlatih untuk menghadapi gerakan dalam sebuah ritual olahraga. Pemanasan akan menghindarkan otot dari kaku dan kram baik pada saat atau pun setelah olahraga. Cedera otot ringan dapat sepenuhnya dilakukan dan olahraga rutin menjadi tidak terhambat karena cedera yang dihasilkan dari sesi olahraga sebelumnya.

Kecenderungan untuk cepat lelah sering dinyatakan sebagai penyebab pemanasan menjadi wajib dilakukan. Hal ini tidak sepenuhnya salah karena pada saat sebelum olahraga dan pemanasan dilakukan kondisi otot berbeda dan tidak semuanya dalam kondisi siap. Pemanasan bertujuan untuk mengkondisikan tubuh pada gerakan yang simultan dan ekstensif sehingga setiap bagian tubuh menjadi lebih siap pada kejadian apa pun. Ketika sebuah gerakan cepat atau mendadak dilakukan otot akan lebih kooperatif dan optimal walau pun sebenarnya hal yang sama juga dapat dicapai tanpa pemanasan.

Pemanasan juga melibatkan persiapan penggunaan paru-paru untuk melakukan pernapasan. Pasokan oksigen pada darah dan otot mempengaruhi kinerja tubuh. Pemanasan memberikan langkah awal bagi sistem respirasi untuk mengembangkan penyerapan oksigen menjadi lebih baik. Penyerapan oksigen yang optimal nantinya akan diterjemahkan pada gerakan yang eksplosif dan lebih bertenaga.

Bergantung pada jenis olahraga yang akan dilakukan pemanasan memiliki sifat yang utama dalam mencapai keamanan dan kenyamanan berolahraga. Spekulasi memiliki tubuh yang secara genetik sudah baik tidak mengurangi pentingnya pemanasan. Sebuah gerakan membutuhkan energi yang tepat. Tubuh yang tidak melalui proses pemanasan tidak terisi energi sehingga pada saat gerakan dibutuhkan sistem di dalam tubuh akan bekerja lebih keras untuk memasok energi pada satu bagian tubuh. Ketika gerakan dilakukan dalam rangkaian maka tubuh akan kewalahan menyediakan energi yang dibutuhkan. Jika tubuh telah dipersiapkan dengan energi pada setiap bagiannya kelelahan akan berkurang dengan sendirinya karena hal ini membuat kerja tubuh menjadi lebih ringan.

Pada dasarnya olahraga merupakan aktifitas berat, sedangkan tubuh bisa mengalami cedera otot atau sendi bahkan pada saat mengerjakan kegiatan sehari-hari. Pentingnya pemanasan bahkan membuat pemanasan dianjurkan untuk mengawali hari setiap orang. Ini membuktikan efektifitas dari pemanasan untuk melindungi seseorang dari cedera otot berat atau pun ringan. Olahraga dengan pemanasan akan menjadi lebih optimal. Tujuan untuk mendobrak batasan tubuh menjadi lebih mungkin dan mudah untuk dicapai. Pemanasan mungkin bukanlah hal yang wajib namun perlu untuk dilakukan agar olah raga terasa lebih mudah dan menyenangkan untuk dilakukan serta menghindari penyebab dan gejala kram. Efek baik dari olahraga juga dapat dipertahankan dari sejak dimulai sampai beberapa hari setelahnya.

10 komentar:

  1. Kalo pengalaman aku teh, klo pas senam pemanasannya ga bener, besok bangun pagi suka sakit badan banget huhu tapi kalo pemasannya bner mah pasti seger dan ga sakit badan he

    BalasHapus
  2. Emang kerasa banget manfaat nya pemanasan
    Terlebih yang fisiknya udah tuwir seperti saya :D

    BalasHapus
  3. Bener banget inih, karena otot juga perlu penyesuaian, jangan ujug2 diajak merenggang2 tanpa persiapan. Kaget dia, hihi

    BalasHapus
  4. Iya ya. Kalau nggak pemanasan teh suka kram. Apalagi ketika olahraganya berat.

    BalasHapus
  5. Gak enak kalau olah raga gak pakai pemanasan, suka kaget badannya, dan udahnya biasanya suka pegel-pegel

    BalasHapus
  6. sha pernah tuh gak pemanasan malah kram, pernah juga bukannya badan segeran malah pegel dan sakit semua badan:D

    BalasHapus
  7. Aku pernah dong olah raga nggak pake pamanasan, langsung pegel semua T___T

    BalasHapus
  8. Bener pisan, Teh. Sebelum olahraga mesti pemanasan. Aku suka kram kalau enggak. Terutama kalau berenang huhu

    BalasHapus
  9. SAya pernah teh olahraga ga pemanasan, kaki langsung sakit ternyata ada urat muringkel teh karena shock kali yah

    BalasHapus
  10. kl cuma jogging nggak pakai pemanasan aja kakiku ngilu banget keesokan harinya, hhh
    emg penting banget yg namanya pemanasan ini

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di blog saya. Maaf, karena semakin banyak SPAM, saya moderasi dulu komentarnya. Insya Allah, saya akan berkunjung balik ke blog teman-teman juga. Hatur tengkyu. :)