21.1.19

PRUCritical Benefit 88, Solusi Jaminan Proteksi Terhadap Penyakit Kritis


Pagi itu, saat sedang beli nasi kuning di warung tetangga, saya kaget bukan kepalang. Seorang teman SD, dengan tertatih-tatih, berjalan di hadapan saya. Tangan kanannya memegang tongkat kruk. Sedangkan di sisi kirinya, istrinya menggandeng tangannya supaya si teman tidak oleng dan jatuh. Setelah pasangan suami istri itu berlalu, bisik-bisik pun terjadi. Dan dari si tukang warung saya jadi tahu. Teman SD saya itu ternyata kena stroke.

Sebagai orang yang tahu gimana kehidupan sehari-harinya, saya tentu heran. Bagaimana bisa si teman SD saya itu kena stroke. Sebab yang saya tahu, dia rajin sekali olahraga. Tubuhnya juga tidak gemuk. Atletis malah, sebab sejak kecil, dia memang senang sekali main bola. Meskipun memang dia perokok parah, bayangan kena stroke rasanya jauh dari kehidupannya. Apalagi jika dihubungkan dengan usia. Dia yang saat itu masih 30 tahunan, tentu semakin membuat kaget. Kok bisa stroke terjadi pada orang yang nampak sehat di usia yang masih sangat muda?

Dari bisik-bisik di warung juga saya jadi tahu. Istri si teman itu kini bekerja membanting tulang. Siang dan malam menjahit tanpa henti. Tentu saja demikian, sebab biaya sehari-hari, terapi suaminya pascastroke, serta biaya sekolah anaknya tak bisa menunggu.

Stroke Mengintai Siapa Saja
Apa yang terjadi pada teman saya tenyata menjadi bukti dari apa yang diucapkan dr. Sukono Djojoatmodo Sp. S dari RS Premier Jatinegara. Beliau yang menjadi salah satu pembicara di acara peluncuran produk baru Prudential Indonesia, Rabu 16 Januari 2019 lalu di Sabuga IBA, Bandung, mengatakan bahwa di Indonesia, saat ini terdapat tiga penyakit mematikan yang disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Yaitu jantung, kanker, dan stroke. Menurut beliau pula, WHO (World Health Organization) menyebutkan bahwa 73% kematian di Indonesia itu disebabkan 3 penyakit tidak menular ini.

dr. Sukono Djojoatmodo Sp. S dari RS Premier Jatinegara

Ya memang, risiko terbesar yang kena 3 penyakit kritis ini adalah orang yang lanjut usia. Tapi di tengah kehidupan dengan gaya hidup seperti sekarang, usia berapa pun memiliki yang tak kalah besarnya. Teman sayalah buktinya. Tanpa ada gejala berarti sebelumnya, tekanan darahnya yang memang agak tinggi, serta aktivitas merokoknya yang parah, menjadi faktor risiko yang besar dari munculnya penyakit stroke.

Fakta-fakta yang diungkapkan dr. Sukono membuat saya mengurut dada. Penyakit ini sungguh sangat mengerikan. Pantas saja jika disebut sebagai salah satu The Silent Killer. Sebab memang, dia bisa datang kapan saja. Gaya hidup sedenter, tingginya tingkat stres, rokok, makanan, minuman, istirahat dan tidur yang kurang, bisa memicu kita untuk kena. Berapa pun usia kita.

Saya juga jadi keingetan alm. bapak saya. Beliau yang mengidap diabetes sejak lama, meninggal karena stroke. Tangan dan kakinya yang tiba-tiba lumpuh, bicaranya yang menjadi susah, serta tak bisanya dia menelan makanan dengan baik, menjadi ciri dari terjadinya penyakit stroke ini. Dan ciri-ciri seperti ini juga disinggung dr. Sukono di acara Prudential saat itu.

Gaya Hidup Sehat Adalah Pilihan Mutlak!
Penuturan dr. Sukono menampar saya. Resolusi saya yang dari tahun ke tahun ingin hidup lebih sehat, hanya sebatas keinginan saja. Usaha untuk mencapainya, sama sekali tidak ada. Dan jelas, saya berisiko besar kena penyakit yang mengerikan ini.

Tak hanya membuat tubuh kita menderita, hingga bisa meninggal dunia. Penyakit kritis juga akan mempengaruhi kehidupan keluarga kita. Pasangan dan juga anak-anak kita. Teman SD saya itu contohnya. Istrinya mengambil alih untuk bekerja. Siang dan malam menjahit tiada henti. Kebutuhan untuk pengobatan suaminya, kebutuhan sehari-hari, hingga biaya sekolah anaknya, tidak bisa tidak ada.

Dari sini jelas, gaya hidup sehat bukan cuma pilihan. Tetapi sebuah keharusan. Bisa dibayangkan bukan jika kita yang kena? Bisa dikira-kira bukan betapa besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk berobat? Jika kita pencari nafkah keluarga, semua bisa menjadi lebih buruk. Keuangan keluarga akan sangat terpengaruh. Dan keadaan terburuk sangat mungkin terjadi.

Kita Tetap Butuh Jaminan Proteksi
Tapi, andai pun kita sudah memilih dan menerapkan gaya hidup sehat, kita tetap saja tak bisa 100% terhindar dari risiko penyakit kritis. Faktor keturunan, keadaan masyarakat, tuntutan pekerjaan, dan berbagai hal dari luar diri kita, banyak sekali yang tak bisa kita kendalikan. Kita masih tetap bisa dibayang-bayangi risiko terkena penyakit-penyakit ini.

Jaminan proteksi menjadi sebuah keharusan. Biaya pengobatan yang besar, kebutuhan keluarga yang tak bisa tidak, serta keberlangsungan sekolah anak-anak menjadi sebabnya. Lebih-lebih lagi jika kita menjadi tulang punggung keluarga. Jangan sampai, munculnya penyakit kritis yang menimpa kita, menjadi akhir kehidupan dari orang-orang yang kita sayang.

Prudential Indonesia mengerti akan hal ini. Karenanya, Prudential baru-baru ini meluncurkan produk bernama PRUCritical Benefit 88. Dalam peluncurannya beberapa waktu yang lalu, Bapak. Premraj Thuraisingam, yang merupakan Chief Agency Officer Prudential Indonesia berharap produk baru dari Prudential ini dapat memberikan ketenangan kepada nasabah beserta keluarga yang tengah terkena penyakit kritis.

Bapak. Premraj Thuraisingam, Chief Agency Officer Prudential Indonesia

Berikut ini manfaat yang ditawarkan PRUCritical Benefit 88.
  • Perlindungan komprehensif untuk meninggal atau 60 kondisi kritis tahap akhir, tanpa periode masa bertahan hidup (survival period).
  • 10% Uang Pertanggungan untuk angioplasty tanpa mengurangi UP PRUCritical Benefit 88 dengan maksimal 200 juta rupiah.
  • 200% tambahan UP akan dibayarkan jika tertanggung meninggal karena kecelakaan sebelum usia 70 tahun.
  • Perlindungan sampai dengan usia 88 tahun dengan jangka waktu pembayaran premi yang dapat dipilih yakni selama 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun atau premi tunggal.

Dengan slogan Proteksi Terjamin, Uang Pasti Kembali, PRUCritical Benefit 88 juga menawarkan jaminan Uang Pasti Kembali, di mana uraian rincinya adalah sebagai berikut.
  • 100% Uang Pertanggungan akan dibayarkan bila Tertanggung Utama masih hidup dan polis masih aktif sampai usia 88 tahun atau
  • Jaminan manfaat 100% pengembalian premi pada tahun Polis ke-20. Jika nasabah memilih pengembalian premi, maka polis berakhir

Pak Paradikma Subawa, AM Product Marketing Prudential Indonesia menambahkan, diluncurkannya PRUCritical Benefit 88 dengan tagline Jalanin Bareng ini sesuai dengan komitmen Prudential yang baru, yaitu Listening, Understanding, Delivering. Dengan filosofi WE DO-nya saat ini, fokus Prudential adalah We Do Wealth, We Do Health, We Do Good, dan We Do Technology.

Pak Paradikma Subawa, AM Product Marketing Prudential Indonesia

Dari sini terlihat, PRUCritical Benefit 88 merupakan perwujudan dari We Do Health. Sebuah solusi terhadap penyakit kritis yang tidak hanya memberi jaminan proteksi biaya pengobatan rumah sakit saja, tetapi juga biaya hidup keluarga.

Baiklah…
Mengingat kembali teman SD yang kena stroke, kemudian alm. bapak saya, dan lalu saudara-saudara saya yang lain yang kena stroke, baik itu yang sudah meninggal atau pun yang masih hidup tetapi keadaan tubuhnya yang tak lagi normal seperti sedia kala, benar-benar membuat saya sedih. Ya, kita semua harus terhindar dari penyakit-penyakit kritis seperti itu. Dan jikaaaa saja itu tetap terjadi, kita harus punya persiapan. Jangan sampai hidup kita dan keluarga berakhir karena penyakit kritis ini.

Peluncuran PRUCritical Benefit 88

Yuk kita persiapkan semuanya. Kita antisipasi segala kemungkinan yang akan datang. Kita atur juga keuangan kita sekarang. Dan salah satunya mungkin dengan memilih PRUCritical Benefit 88 ini. Supaya apa pun yang terjadi, hidup kita dan keluarga yang kita sayangi tetap terjamin.

Sehat-sehat selalu, teman-teman!


57 komentar:

  1. kerja keras berlebihan nyatanya gak baik juga, ngeri bener kalo udah denger penyakit mematikan

    BalasHapus
  2. makasih sharingnya, kaayknya prudential itu sdh cukup terkenal ya

    BalasHapus
  3. Bener banget, Mak. Penyakit krotis tuh silent killer banget. Almarhum bapak dan kakakku gak pernah ketahuan sakit ginjal, tau2 divonis udah gagal ginjal :( Warning banget untuk jaga kesehatan sedini mungkin, apalagi sekarang jg banyak kasus anak2/usia muda udah kena penyakit kritis.

    BalasHapus
  4. Penyakit Tidak Menular (PTM) banyak di Indonesia yang bisa menyebabkan penyakit kritis ya. Ngeri sih kalau kena sakit kaya gini bisa2 uang habis nanti keluarga terlantar untung ada PRUCritical Benefit 88

    BalasHapus
  5. Duh semoga jangan sampai terkena penyakit2 kritis tsb ya, ngeriii huhuhu.
    Tapi memang harus antisipasi ya, salah satunya dengan PRUCritical Benefit 88 ini. Nggak mau sakit, tapi nggak ada salahnya jaga2.

    BalasHapus
  6. Asuransi ini emang penting yah teh, proteksi. Apalagi Prudential ini produk2 nya keren - keren

    BalasHapus
  7. Serem banget ya teh, jangan sampe ya kita semoga sehat2 aja kelak. Aamiin tapi proteksi dana kesehatan memang perlu ya buat jaga2

    BalasHapus
  8. Duh klo ngomongin penyakit serem gitu ya tehh

    BalasHapus
  9. Mba Nia, aku juga sedih kalau mendengar kabar ada yang kena stroke. Tanteku kena stroke mba dan ini menghambat aktifitas dia sehari hari. Terima kasih infonya soal prudential Indonesia ya mba :)

    BalasHapus
  10. Pru ini memang kasih banyak kemudahan dan bantuan buat klien/nasabah. Ada teman kantor yang juga nawarin pru tapi syariahnya. Sama-sama memuliakan manusia dengan baik.

    BalasHapus
  11. Penyakit kritis ini kadang suka kita abaikan, ya. Tau-tau udah parah. Takut, ah. Pengen jaga kesehatan aja dari sekarang. Punya asuransi untuk proteksi

    BalasHapus
  12. Kesehatan memang harta yang paling berharga ya, kak. Kenapa aku jadi nyanyi OST-nya keluarga cemara yak, wkwkwk.

    TFS, infonya menarik.

    BalasHapus
  13. Aiiih ada yg geulis2... Prudent makin keren yaa, fitur2nya makin meluas dan bermanfaat banget

    BalasHapus
  14. Teteeeh,
    Emang serem yah Teh, penyakit mematikan sekarang mulai menyerang usia produktif! Kita butuh proteksi, anak2 masih pada kecil dan butuh biaya besar!

    Hayuk kita olahraga mulai dari sekarang Teh :)

    BalasHapus
  15. penyakit stroke ini memang serem ya teh, apalagi bayangin efeknya ke masalah finansial yang nantinya keluarga pun ikut terbawa kedalam masalah. Hidup sehatttt wajib nih.

    BalasHapus
  16. Ahhh, penyakit jaman now tuh yaa, stroke, jantung menimpa usia-usia muda seperti yang dialami teman2ku, hiks..
    Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan ya Teteeh, dan bener2 harus mengisihkan dana untuk hal2 yang tak terduga seperti sakit.

    BalasHapus
  17. Beruntung ada inovasi terbaru dari prudential yg bisa memberi ketenangan kepada nasabah dan keluarga yang tengah terkena penyakit kritis. Andai teman mbak udah ikut jadi nasabahnya, gak perlu jahit siang malam yak

    BalasHapus
  18. Merinding juga ya, kalau tahu ada salah satu kenalan kita yang masih muda, tetapi sudah terkena stroke. Kebayang berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk membiayainya. Itulah pentingnya mempersiapkan dana untuk masa depan, ya, Teh ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang penting kita udah ikhtiar ya, Teh, dengan mempersiapkan dana untuk masa depan.

      Hapus
  19. Jadi keingetan alm.Bpk yg meniggal krn sakit jantung. Dulu alm.Bpk perokok, tp kemudian bisa berhenti. Nah, mirisnya meski beliau berhenti merokok, tapi tmn2nya kalau ketemu atau ngumpul ttp aja ngrokok, padahal dah tahu bpk lg sakit. Saya sbg anak sampai gedeg. Mau melarang yo nggak mungkin, krn bpk pasti marah dan dibilang nggak sopan. Maka benci bgt kalau ada orang ngrokok nggak tahu tempat. Alhamdulilah skrng di keluarga suami nggak ada perokok.

    BalasHapus
  20. Stroke memang nggak kenal usia. Sering olahraga bukan jaminan karena di usia tertentu justru olahraga harus dikurangi, nggak boleh diforsir. Apalagi sehabis capek bekerja. Semoga kita semua sehat terus ya. Aamiin.

    BalasHapus
  21. Prucritical benefit 88 ini menurut saya program prudent yang paling bagus, karena suransinya bisa balik 100 persen.
    Thanks sharingnya kak, bisa direkomendasi nih buat keluarga

    BalasHapus
  22. Aku jadi keinget Bapak Mertua kena stroke dan emninggal di usia 70 tahun..memang sudah lansia ya
    Tapi kagetnya suami kakakku kena di usia 33 dan koma 3 minggu lalu meninggal.
    Memang the silent killer ini jadi bikin kita lebih peduli menjaga kesehatan pun menyiapkan proteksi diantaranya dengan memiliki asuransi

    BalasHapus
  23. Yap sepakat banget dengan closing statement postingan ini. Kita nggak akan pernah tahu apa yang terjadi di masa yang akan datang. Pengennya sih hidup berjalan mulus ya. Tapi jika kita sudah ikut asuransi, setidaknya nyicil tenang jika ada hal buruk terjadi.

    BalasHapus
  24. Bener banget, teh.
    Bagi #sobatmisqueen, minimal daftar bpjs kesehatan. Beli asuransi kalau kondisi finansial udah stabil 😁

    BalasHapus
  25. Ngeri pisan ya teh penyakit stroke itu.. jadi diingatkan buat ganti pola hidup sehat, secara aku lapar wae segala dimakan. Tapi emang itu aja nggak cukup, ibu aku kerja di Prudential jadi sedikit tau tentang asuransi ini. Hehe. Semoga kita semua diberi kesehatan selalu ya. 🙏

    BalasHapus
  26. Ngeri ya teh, masih muda gaya hidup dan pola hidup sehat mesti digalakkan terus ya teh. Prudential jadi sangat membantu pas lagi kejadian kyk cerita di prolog. Jadi perencanaan penting banget ya.

    BalasHapus
  27. Meski pinginnya sehat terus tapi nggak ada salahnya punya asuransi penakit kritis. PruCritical benefit ini menguntungkan banget untuk menjamin hari tua kita yaa, jadi misal ada penyakit kritis nggak sampai membebani anak cucu dengan biaya yg besar :)

    BalasHapus
  28. Peringatan buatku yg sampai sekarang masih cuek menjaga kesehatan diri, makan asal-asalan aja. Padahal pinginnya bisa hidup sehat di masa tua biar nggak nyusahin anak cucu. Setelah ini mau hidup lebih sehat ah, sekalian kepoin Prucritcal Benefit ini buat proteksi hari tua nanti :)

    BalasHapus
  29. Dulu, penyakit yang jadi momok tuh penyakit infeksi. Sekarang, penyakit tidak menular. Duuuuh. Ngeri. Gaya hidup perlu diubah, ya.

    BalasHapus
  30. Semoga kita semua sehat selalu ya Teh. Suka sedih kalau denger berita yang masih muda tapi sudah kena penyakit kronis seperti stroke atau kanker, atau jantung.. hiks

    BalasHapus
  31. Iya nih bagus buat proteksi yah.

    BalasHapus
  32. Orang yang kena stroke biasanya emang langsung gak bisa melakukan banyak hal. Berobatnya kudu telaten dan sabar. Makanya perlu banget asuransi kesehatan biar gak panik kalau sesuatu terjadi

    BalasHapus
  33. Yang rajin olahraga aja bisa kena stroke ya, Teh? Duh apalagi aku. Mau rajin olahraga masih wacana mulu. Pernah nyoba lari keliling lapang dan baru satu putaran aja udah ngos-ngosan. Bapakku juga rajin olahraga waktu masih sehat, sekarang repot kalau mau bangun aja harus dibantuin huhuhu sehat itu emang mahal.

    Antisipasi dan proteksi itu emang penting, ya. *jadi inget alokasi dana bulananku ini buat pos kesehatan masih kurang*

    BalasHapus
  34. Sehat dan penyakit salah satunya juga ditentukan oleh gaya hidupnya ya mba hihihi... Terutama dari makanan, kudu di jaga bener. Aku baru tahu soal pru benefit 88 ini, kebetulan lagi bingung juga cari asuransi yang tepat yg gimana buat kami. Thanks sharingnya mba nia :)

    BalasHapus
  35. Aku kerasa banget nih Mba, pola hidup jadi kurang sehat sekarang. Lagi berusaha jalani gaya hidup sehat perlahan lahan, plus mesti punya proteksi juga ya, seperti PruCritical Benefit 88 ini

    BalasHapus
  36. Setuju mba, nggak hanya aware dengann pola hidup yang sehat. Tapi juga mempunyai perlindungan kesehatan dengan membeli produk asuransi. Hari gini, berobat ke dokter udah mahal

    BalasHapus
  37. Aku juga nasabah Prudential, suami, kakak, mama juga, hehehe. Namanya juga proteksi, inginnya yang terbaik. Kutanyaa ahh tentang produk yg mak nia tulis ini ke agenku, hehehe.

    BalasHapus
  38. Asuransi penting di saat kita masih sehat ya, ibarat mempersiapkan ketika nanti sakit. Semoga amanah dengan program2 yg ditawarkan oleh Prudential.

    BalasHapus
  39. Adikku meninggal dunia karena diabetes dan mamaku meninggal karena pencernaan, makanya ku bertekad hidup sehat supaya jauh dari sakit. Sama yang penting juga menyiapkan proteksi untuk jiwa.

    BalasHapus
  40. Penyakit Tidak Menular itu bikin ngeri, jadi silent killer ya. Oh iya, ternyata angka 88 itu maknanya perlindungan hingga usia 88 tahun ya. Keren nih, baru Prucritical ini yang ada jaminan sampai usia lanjut gitu

    BalasHapus
  41. Manfaat produknya banyak ya dan ada jaminan uang pasti kembali juga. Berbicara mengenai stroke, nenek ku juga sakit stroke beberapa tahun dan akhirnya meninggal. Semoga aja ya kita dan keluarga dijauhkan dari PTM.

    BalasHapus
  42. Asyik ya Mbak asuransinya. Kalo nggak kepake kan bisa buat keluarga nanti manfaatnya. Jadi bukannya sia-sia ikut PRUCritical Benefit 88.

    BalasHapus
  43. Wah perlu ini ya teh utk antisipasi hal terburuk yg bs terjadi..gak akan rugi jg krn jaminan uang kembali..

    BalasHapus
  44. Wah syukur yah sekarang udah ada asuransi yang bisa cover untuk masa-masa kritis gini. Mudah-mudahan makin banyak masyarakat yang tahu. :)

    BalasHapus
  45. Memang jaman sekarang proteksi terhadap penyakit kritis harus difikirkan karena gaya hidup membuat penyakit tersebut jadi sering diderita oleh masyarakat kekinian

    BalasHapus
  46. Jadi yang ini ada jaminan uang kembali kalau tak terpakai ya. Karena ada juga yang meski tak terpakai kalau sdh selesai asuransinya, uang berkurang atau ya tak kembali.

    BalasHapus
  47. Duh ya Allah, sedih ya kalau ada anggota keluarga terkena stroke, itu pentingnya proteksi ya, keren program prucitical benefit 88 ini ada jaminan uang kembali

    BalasHapus
  48. Alhamdulillah dengan Prudential ini yang inovasinya membuat lega para nasabah, dengan beberapa penyakit yang berbahaya. Tapi semoga kita semua diberikan kesehatan, aamiin dan dihindarkan dari mara bahaya.

    BalasHapus
  49. Aku punya temen mba. Waktu mudanya dia semangat krja tp malah ak ngelihatnya dia ngeforsir dia sendiri. Ehh, belum ada 30 tahun dia meninggal mba. Sakit, kritis katanya karena banyak beban beratyang dipikirnya

    BalasHapus
  50. Penyakit kritis itu memang sereeem ya mba.. aku pun punya pengalaman pribadi dan harus siap memang ya

    BalasHapus
  51. Kita sih maunya sehat terus yaaa.. Namun proteksi terhadap sesuatu yang tidak kita duga sebelumnya perlu banget dilakukan. Apalagi dengan gaya hidup jaman sekarang yang banyak tidak sehatnya, aneka macam penyakit bisa menjadi ancaman dalam waktu sekejap. Prudential memang selalu mengerti kebutuhan akan proteksi.

    BalasHapus
  52. Ya Allah jangan sampai kena penyakit yang susah obatnya dan aneh-aneh, aamiin. Adanya asuransi ini cukup membantu nasabah yang mengalami sakit kritis ya

    BalasHapus
  53. Suka dengan produk asuransinya Prudential ini, mengikuti kebutuhannya nasabah ya..

    BalasHapus
  54. Pakai asuransi sebagai jaga2 aja ya mba, yang utama tetap harus menjaga pola hidup yang sehat. Semangat buat semuanya!

    BalasHapus
  55. Duuh agak horor liat angka yg stroke umurnya semakin mida ya mbak Nia. Semoga kita bisa selalu jaga kesehatan.

    BalasHapus
  56. Ahh jadi penasaran sama produk terbaru Prudential ini. Kudu punya untuk proteksi masa depan nih. Maklum zaman skrg kan penyakit kritis ga kenal usia yaa

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di blog saya. Maaf, karena semakin banyak SPAM, saya moderasi dulu komentarnya. Insya Allah, saya akan berkunjung balik ke blog teman-teman juga. Hatur tengkyu. :)