18.8.16

5 Makanan Halal Khas Bali yang Wajib Dicicipi


Teman-teman, saat traveling ke luar kota, selain mengunjungi tempat-tempat yang asyik, misalnya tempat bersejarah, gunung yang keren, atau pantai yang indah, apa lagi sih yang teman-teman lakukan di kota tersebut? Kalau saya sih, pasti nyari kuliner khas tempat itu. Iyalah, traveling gak afdol rasanya tanpa merasakan segala hal yang ada di tempat tersebut. Dan salah satunya ya kuliner khas. Urusan cocok tidaknya dengan lidah saya, itu urusan belakangan.

Sebagai tempat tujuan wisata yang difavoritkan banyak wisatawan, baik wisatawan lokal mau pun wisatawan manca negara, Bali juga adalah salah satu tempat wisata yang saya kesukaan saya. Keindahan alamnya, keunikan masyarakat dan budayanya, hingga beberapa makanan khasnya, membuat saya ingin ke Bali lebih dari sekali. Gak salah memang jika pada akhirnya, Bali disebut Pulau Dewata. Pulaunya para dewa.

Ngomong-ngomong soal makanan khas daerah, meskipun saya memang selalu mengusahakan untuk memburu makanan-makanan khas daerah tersebut, sebagai seorang muslim, saya tentu ada patokan-patokan yang wajib saya pegang. Benar, makanan halal. Jadi dalam mencari makanan khas, saya tetep mencari yang halal. Dan di Indonesia, di tempat mana pun itu, makanan khas daerah yang halal itu selalu ada. Walaupun, untuk daerah tertentu, jumlah makanan halal sangat sedikit.

Begitu juga di Bali. Karena mayoritas penduduk Bali adalah umat Hindu, maka makanan halal untuk makanan khas daerah Bali tentu cukup terbatas. Tapi bukan berarti tidak ada. Pandai-pandai kitanyalah yang harus mencarinya. Berikut ini adalah 5 makanan halal di Bali yang mungkin bisa jadi pilihan teman-teman muslim saat traveling ke Bali.

1. Ayam Betutu
Sebagai penggemar daging ayam, sekaligus penyuka makanan pedas, bagi saya, Ayam Betutu tentu adalah makanan halal pertama di Bali yang wajib dicicipi. Daging ayam yang diolah dengan aneka bumbu dan rempah yang dimasukkan ke bagian dalam perut ayam kampung ini sangat khas. Tak cuma itu saja. Pemrosesannya yang dilakukan dengan cara dipanggang dengan dibungkus daun pisang terlebih dahulu di dalam bara api sekam selama 24 jam, sudah tentu akan menghasilkan cita rasa yang unik. Lezat, lembut, dan juga pedas yang mantap. Makan siang dengan lauk Ayam Betutu panas, djamin deh bikin nambah nasi lebih dari sekali.

Ayam Betutu

2. Rujak Kuah Pindang dan Rujak Bulung
Makanan yang satu ini juga didasarkan pada kecintaan saya terhadap makanan pedas. Iyap,  Rujak Kuah Pindang dan Rujak Bulung yang cukup menggoda selera. Jika biasanya rujak itu merupakan salad buah yang diberi dressing atau kuah berupa gula cair yang ditambah rawit dan sedikit garam, maka Rujak Kuah Pindang dan Rujak Bulung sangat jauh berbeda. Dressing atau kuah rujak ini berupa kuah ikan tuna. Bisa dibayangkan bagaimana rasanya? Sensasi asam dari irisan mangga muda yang ditambah kuah pindang dan rawit ekstrahot jelas membuat makanan ini sudah membuat ngiler bahkan dengan hanya membayangkannya saja. Di beberapa tempat, malah Rujak Kuah Pindang dan Rujak Bulung ini ditambah rumput laut. Semakin kaya saja dong rasanya.

Rujak Kuah Pindang

3. Nasi Jinggo
Nasi Jinggo termasuk ke dalam salah satu makanan halal yang ada di Bali. Tak kalah dengan dua makanan yang saya sebutkan sebelumnya, Nasi Jinggo juga termasuk makanan pedas. Hal yang unik dari Nasi Jinggo tak hanya pedasnya saja. Ukurannya yang sebesar kepalan tangan membuat Nasi Jinggo harganya relatif terjangkau. Dengan tambahan sambal hot, daging ayam yang disuwir, mie goreng, serta tempe goreng, menyantap Nasi Jinggo membuat kita serasa orang Bali asli. Mungkin kalau di Jawa semacam Nasi Kucing, ya. Ukurannya kan sama-sama mini. Tapi walopun mini, sensasinya jelas maksi. Hehehehe… kayak tagline iklan, ya.

Nasi Jinggo

4. Sate Lilit Ayam dan Sate Lilit Ikan
Saya salah satu penyuka sate. Karenanya, Sate Lilit Bali tak boleh terlewatkan jika traveling ke sana. Tapi, Sate Lilit tidaklah sama dengan sate biasa. Jika sate biasa, dagingnya ditusuk di bagian tusuk satenya, maka Sate Lilit, dagingnya cukup ditempelkan dengan cara dikepal di batang serai. Sate Lilit ini memang banyak macamnya. Tergantung bahan daging yang digunakannya. Untuk yang mencari kuliner Bali yang halal, Sate Lilit Ayam dan Sate Lilit Ikan bisa jadi pilihan. Rasa Sate Lilit ini cukup unik. Rempah-rempah dan bumbu-bumbu yang dicampurkan pada daging sebelum dimasak membuat rasa sate lilit cukup berasa walau pun tanpa tambahan bumbu lain seperti bumbu kacang pada sate biasa. Namun pun begitu, dengan tambahan sambal matah, yaitu sambal yang dibuat dari bahan-bahan mentah yang segar, sensasi Sate Lilit menjadi spesial.

Sate Lilit Ayam

5. Ayam Sisit Bali
Olahan ayam yang satu ini juga enak. Namanya Ayam Sisit Bali. Sekilas tampilannya mirip ayam suwir yang sering ada di prasmanan hajatan-hajatan. Tapi Ayam Sisit Bali berbeda. Bumbu jeruk limo dan terasi bakarnya membuat Ayam Sisit terasa lain. Belum lagi sensasi pedasnya. Nasi panas ditambah ayam sisit? Nikmat tak terkira.

Ayam Sisit Bali

Itulah 5 contoh makanan halal khas Bali yang bisa dicicip teman-teman muslim saat berwisata ke Bali. Jika ingin lebih banyak pilihan, teman-teman bisa mencari tempat-tempat makan seafood. Sebab biasanya, makanan di tempat-tempat tersebut adalah halal.

Jika teman-teman traveling ke Bali, jangan lupa untuk booking hotel, penginapan, atau villa terlebih dahulu, ya. Sebab Bali kan selalu rame. Jangankan di masa liburan. Bahkan saat hari-hari biasa, Bali selalu ramai.

Untuk memesan hotel, penginapan, atau pun villa, teman-teman tak perlu repot. Traveloka.com bisa memesankannya untuk teman-teman. Tinggal pilih saja hotel, penginapan, atau pun villa yang ingin di-booking di website atau aplikasi mobile Traveloka. Dalam hitungan menit, Traveloka sudah berhasil mem-booking-nya untuk teman-teman. Ah ya, jika travelingnya ke daerah Uluwatu, Alila Villas Uluwatu bisa lho jadi pilihan. Alamnya yang indah, villanya yang asri, serta pelayanannya yang prima, membuat Alila Villas Uluwatu villa kelas premium. Dijamin, kenyamanan, keamanan, dan kenikmatan liburan di Bali akan terasa sangat berkesan.

Alila Villas Uluwatu

Fasilitas di Alila Villas Uluwatu sangatlah lengkap. Kolam renang, Spa, koneksi wifi yang kencang, dan resepsionis selama 24 jam penuh adalah contoh fasilitas utamanya. Liburan bersama keluarga; honeymoon bersama pasangan; atau pun piknik bersama kolega-kolega sangat cocok dilakukan di Alila Villas Uluwatu ini.

Oke teman-teman, sudah siap liburan dan traveling ke Bali? Mumpung liburan akhir tahun masih lama, yuk nabung dari sekarang. Biar saat liburan nanti, teman-teman siap untuk berburu kuliner yang sudah saya sebutkan di atas. Jangan lupa, budget-kan untuk menginap di Alila Villas Uluwatu, ya. Selamat menabung, dan selamat liburan.

21 komentar:

  1. Makanan yang kita pesan halal, tapi kadang restonya juga menjual pork. Dapur buat masakanya ini harus kita cermati, dipisah atau gak. Lebih baik lagi, tak usah makan di resto yang juga menjual pork. Jatuhnya syubhat. Sekadar share cerita waktu awak melalak ke Bali.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, ya? Kudu ekstra hati-hati ya kalau cari makan di sana. TFS, Mbak Haya...

      Hapus
  2. Belum pernaaah ke Bali Mak :(

    BalasHapus
  3. Aku selalu kangen makan ayam betutu dan nasi jinggo nya kalo ke Bali

    BalasHapus
  4. Nasi jinggo itu enak loh mbak... pedeeee tapi enyaaak

    BalasHapus
  5. sejak dulu saya pengen banget ke bali, tapi hingga kini belum kesampaian. Semoga suatu saat nanti bisa ke sana, amin..

    BalasHapus
  6. baru tau kalau sate lilit itu khas bali, sering beli tuh sate lilit ikan memang uenaak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di Cimahi ada, Teh Ida? Waduh... pengeeen :D

      Hapus
  7. Ish ish ish... Menggoda semua niiiih he he...

    BalasHapus
  8. Waaah beli makan di Bali itu susyaaah. Meski menunya halal, restonya gak halal krn menjual juga pork dan khamr. Ujung2nya beli makan di KFC lagi..KFC lagi *curhat dah*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kudu ekstra hati-hati ya, Mbak...

      Hapus
  9. Iya ngeri jajan di Bali gak bebas makan bakso hahahah #penggemarbakso terus aku sukanya pie aja, enak dan manis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, paling aman memang makan makanan manis...

      Hapus
  10. Iya ngeri jajan di Bali gak bebas makan bakso hahahah #penggemarbakso terus aku sukanya pie aja, enak dan manis.

    BalasHapus
  11. sebagai penggemar ikan aku mau sate lilit ikan nyaaa

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di blog saya. Maaf, karena semakin banyak SPAM, saya moderasi dulu komentarnya. Insya Allah, saya akan berkunjung balik ke blog teman-teman juga. Hatur tengkyu. :)