25.4.16

Ini Lho Martabak Bandung yang Juara

martabak-bandung2

Bandung adalah surga kuliner. Berbagai jenis makanan enak, ada di Bandung. Tak hanya masyarakat Indonesia, bahkan turis asing, banyak yang datang ke Bandung hanya untuk menjajal makanan-makanan yang ada di Bandung. Dari mulai makanan kaki lima hingga makanan berkelas hotel bintang lima.

Salah satu makanan yang terkenal di Bandung adalah Martabak Bandung. Betul, martabak manis yang di tempat lain dikenal dengan nama martabak terang bulan ini, secara umum disebut sebagai Martabak Bandung. Saking terkenalnya, di tempat lain, misalnya di Jakarta, banyak pedagang melabeli martabaknya sebagai martabak Bandung.

Jika Anda jalan-jalan ke Bandung, atau mungkin Anda asli orang Bandung, Anda pasti akan menemukan banyak sekali nama/merek martabak Bandung. Setiap merek atau nama martabak Bandung ini mengklaim martabaknya sebagai martabak terenak di Bandung. Hal itu boleh-boleh saja, Namun label martabak terenak yang sah ini tentu lebih valid jika berasal dari lidah dan testimoni konsumennya. Dan bukan dari gembar-gembor produsennya. Bahkan juga bukan berasal dari hasil searching di internet. 

Blind Test Martabak
Seminggu yang lalu, tepatnya tanggal 19 April 2016, saya beserta beberapa orang food blogger yang lain, berkesempatan mencicipi martabak-martabak Bandung yang terkenal di Kedai Martabak Tropica. Ada Martabak An (yang beralamat di Jl. Jend. Sudirman), Martabak As (yang beralamat di Jl. Kebon Kawung), Martabak Can (yang beralamat di Jl. Kebon Kawung), Martabak Ha (yang beralamat di Jl. Pasir Kaliki), Martabak SF (yang beralamat di Jl. Burangrang), Martabak Go (yang beralamat di Jl. Cibadak), Martabak Bo (yang beralamat di Jl. Cijerah)serta merek martabak lain yang agak asing di telinga saya, dan tentu saja Martabak Tropica. Dengan menggunakan teknik Blind Test (mencicip setiap makanan tanpa tahu namanya), kami mencoba mencari tahu rasa dari setiap martabak terkenal tersebut dan lalu membandingkannya. Kebetulan, malam itu, Kedai Martabak Tropica juga kedatangan seorang Food Reviewer yang sudah tidak diragukan lagi kapabilitasnya. Ya, beliau adalah Pak Bondan Haryo Winarno yang terkenal dengan jargon MAKNYUS.

martabak-bandung4
Beberapa martabak Bandung yang kami review secara blind test

Dalam kesempatan blind test tersebut, ada 3 jenis martabak yang kami bandingkan. Ada martabak original/klasik dengan isian cokelat – kacang. Ada martabak tipis kering. Serta ada martabak kekinian dengan adonan red velvet yang isinya krim cheese Oreo yang sedang ngehits.

Untuk martabak original/klasik dengan isian cokelat – kacang, martabak yang kami coba berasal dari semua merek martabak terkenal yang saya sebutkan tadi. Martabak An, Martabak As, Martabak Can, Martabak Ha, Martabak SF, Martabak Go, Martabak Bo, merek martabak lain yang sedikit asing di telinga saya, dan juga Martabak Tropica. Untuk martabak tipis kering, martabak yang kami coba hanya dua, yaitu Martabak As dan juga Martabak Tropica. Adapun untuk martabak kekinian dengan adonan red velvet yang isinya krim cheese Oreo, kami mencoba 3 macam, yaitu Martabak Ha, Martabak An, dan juga Martabak Tropica.

Ini Martabak yang Enak
Setiap martabak yang tersaji, kami coba satu demi satu. Dari mulai martabak kekinian red velvet krim cheese Oreo, martabak original/klasik kacang – cokelat, hingga martabak tipis kering. Dengan bantuan analisa dari Pak Bondan ‘MakNyus’, setiap gigitan yang kami rasakan membawa pada banyak sekali poin-poin penting dari martabak-martabak itu. Dan di akhir, ketika dicari tahu merek/nama martabaknya, kami sedikit terkejut. Iya, kami terkejut karena beberapa martabak yang selama ini terkenal, dan dianggap martabak terenak oleh banyak orang, bahkan disebut sebagai martabak yang melegenda, ketika dibandingkan dengan martabak sejenisnya dari merek/nama martabak lain, ternyata rasanya tidak seistimewa yang kami kira. 

1. Red Velvet Krim Cheese Oreo 
Untuk martabak kekinian red velvet krim cheese Oreo, Martabak dari Kedai Martabak Tropica adalah yang paling unggul. Pak Bondan pun sepakat dengan hal ini. Berikut poin-poin penting dari hasil blind test pada martabak red velvet krim cheese Oreo.
  • Dari segi adonan, Martabak Red Velvet Krim Cheese Oreo dari Kedai Martabak Tropica lebih unggul karena memiliki tekstur yang padat namun tetap empuk. Ada pun adonan red velvet untuk kompetitornya, yang satu sangat lembek dan basah (Pak Bondan menyebutnya SOGGY), sedangkan yang lainnya mirip Martabak Tropica tetapi dengan tekstur yang agak keras.
  • Dari segi warna, adonan Martabak Red Velvet Krim Cheese Oreo dari Kedai Martabak Tropica juga terlihat lebih cantik dibandingkan dua kompetitornya. Yang satu sedikit merah (masih cantik) dan yang satu merah pucat.
  • Dari segi rasa isian krim cheese oreo, Martabak Red Velvet Krim Cheese dari Kedai Martabak Tropica paling pas di lidah kami dan juga di lidah Pak Bondan. Manisnya pas, kejunya terasa, dengan sedikit rasa asam segar. Ada pun dua kompetitornya, yang satu terlalu manis dan yang satu tidak cukup kuat rasanya karena tertutup rasa adonannya yang SOGGY tadi.
  • Secara keseluruhan, karena setiap bagian dari Martabak Red Velvet Krim Cheese Oreo dari Kedai Martabak Tropica memiliki nilai lebih daripada dua kompetitor lainnya, jelas Martabak Red Velvet Krim Cheese Oreo dari Kedai Martabak Tropica adalah yang paling enak.
martabak-bandung6
Martabak Red Velvet Krim Cheese Oreo dari Kedai Martabak Tropica

2. Martabak Original/Klasik dengan Isian Kacang Cokelat
Untuk martabak original/klasik dengan isian kacang cokelat, Martabak dari Kedai Martabak Tropica juga adalah yang paling baik. Lagi-lagi, Pak Bondan sepakat dengan hal ini. Berikut poin-poin penting dari hasil blind test pada martabak original/klasik dengan isian kacang cokelat.
  • Dari segi adonan, seperti halnya martabak krim cheese oreo, adonan Martabak Original/Klasik dengan Isian Kacang Cokelat dari Kedai Martabak Tropica juga lebih unggul karena teksturnya yang padat namun tetap empuk itu. Ada pun adonan martabak original/klasik dari kompetitornya beraneka ragam. Ada yang soggy, ada yang keras, ada yang lunak, dan ada juga yang hampir menyerupai adonan martabak dari Martabak Tropica.
  • Dari segi warna, adonan martabak original/klasik dengan isian kacang cokelat dari Kedai Martabak Tropica juga terlihat lebih cantik dibandingkan kompetitor-kompetitornya. Kuning alami dari bahan-bahannya. Adapun kompetitornya, ada yang putih pucat, gading kecokelatan, dan kuning pucat.
  • Dari segi rasa isian cokelat – kacang, martabak original/klasik dari Kedai Martabak Tropica juga paling pas. Cokelat dan kacangnya melimpah tanpa manis yang berlebihan dari cokelat, susu, apalagi gula pasir. Ada pun kompetitor-kompetitornya, ada yang terlalu manis dari cokelatnya, ada yang terlalu manis dari susunya, ada yang terlalu manis karena ditambah gula, ada yang kurang cokelatnya, ada yang kurang kacangnya, dan ada yang rasa cokelatnya ‘sedikit berbau’ dan kesat di lidah (kualitas rendah).
  • Secara keseluruhan, lagi-lagi, karena setiap bagian dari martabak original/klasik dengan isian kacang cokelat dari Kedai Martabak Tropica memiliki nilai lebih daripada kompetitor-kompetitor lainnya, jelas martabak original/klasik dengan isian kacang cokelat dari Kedai Martabak Tropica adalah yang paling enak. 
martabak-bandung8
Martabak original cokelat-kacang dari Kedai Martabak Tropica

3. Martabak Tipis Kering 
Martabak Tipis Kering dari Kedai Martabak Tropica juga memiliki nilai yang lebih di lidah kami dan Pak Bondan. Berikut poin-poin penting dari hasil blind test pada Martabak Tipis Kering.
  • Dari segi adonan, Martabak Tipis Kering dari Kedai Martabak Tropica lebih unggul karena memiliki kerenyahan yang pas. Ada pun adonan Martabak Tipis Kering untuk kompetitornya, tidak serenyah Martabak Tipis Kering dari Kedai Martabak Tropica. Menurut Pak Bondan, hal ini terjadi karena Martabak Tipis Kering dari Kedai Martabak Tropica kadar airnya cukup. Dan Martabak Tipis Kering kompetitornya, kadar airnya lebih sedikit. Bisa dibilang, Martabak Tipis Kering kompetitor Kedai Martabak Tropica sedikit lebih nulang alias sedikit lebih keras.
  • Dari segi rasa isian cokelat dan kacangnya, Martabak Tipis Kering dari Kedai Martabak Tropica tidak semanis Martabak Tipis Kering kompetitornya. Untuk yang satu ini, saya rasa tergantung selera. Jika Anda ingin lebih manis, Anda bisa memintanya saat sedang memesannya.
  • Secara keseluruhan, karena kerenyahan Martabak Tipis Kering dari Kedai Martabak Tropica lebih baik daripada kompetitornya, dan rasa manisnya pas di lidah kami dan Pak Bondan, Martabak Tipis Kering dari Kedai Martabak Tropica adalah yang paling enak.
martabak-bandung10
Martabak Tipis Kering dari Kedai Martabak Tropica

Selera Boleh Beda, Tapi…
Iya, selera Anda, saya, atau pun Pak Bondan boleh saja berbeda, tetapi di dalam menentukan yang terbaik dan terenak ada poin-poin pasti yang mutlak. Dan jelas, poin-poin inilah yang akhirnya membuat suatu makanan disebut juara. Poin-poin itu di antaranya saja adalah kualitas bahan, komposisi bahan, cara pengolahan, kebersihan, alat-alat yang digunakan, serta cara penyajian. 

Di mata dan lidah saya, para food blogger lain, dan juga Pak Bondan Winarno, Martabak Tropica adalah martabak yang paling enak dan juara. Terutama untuk 3 jenis martabak yang sudah dibandingkan secara blind test tadi. Martabak Red Velvet Krim Cheese Oreo, Martabak Original/Klasik Kacang – Cokelat, dan Martabak Tipis Kering. Kenapa demikian, sebab semua poin mutlak penentu kualitas dipenuhi oleh Martabak Tropica.

Untuk Martabak Red Velvet Krim Cheese Oreo, warna cantiknya adalah warna yang didapat dari pewarna makanan red velvet dengan kualitas prima. Krim cheese-nya juga dibuat dari keju high grade. Ada pun rasa asam segarnya didapat dari resep rahasia pengolahan krim cheese. Tanpa tambahan asam, esen, atau pun yang lainnya.

Untuk Martabak Original/Klasik Kacang – Cokelat, warna kuning cantiknya berasal dari warna alami bahan-bahan pembuat adonan. Tanpa ada pewarna tambahan. Cokelat mesesnya pun adalah cokelat meses dengan kualitas paling tinggi. Cokelat ini tak sedikit pun meninggalkan rasa kesat di lidah. Dan begitu juga dengan kacangnya. Kacang pilihan dengan mutu yang paling baik.

Untuk Martabak Tipis Kering, adonan yang dipakai sama seperti adonan Martabak Original/Klasik Kacang – Cokelat. Dengan proses dan lamanya waktu pemanasan yang pas, Martabak Tipis Kering dari Kedai Martabak Tropica ini memiliki kerenyahan yang pas. Isiannya sama seperti Martabak Tropica yang lainnya. Bermutu tinggi.

Oh ya, yang paling penting untuk dicatat dalam menentukan martabak yang paling enak itu adalah membandingkan kualitas adonannya. Kenapa demikian, sebab jika yang dibandingkan adalah topping atau isian, jika grade-nya sama, hasilnya pasti sama karena isian dan topping kan buatan pabrik, jadi rasanya pasti sama. Sebut saja Oreo, Kitkat, Silverqueen, Hersey, Ceres, Nuttela, Ovomaltine, atau apa pun itu, di mana-mana rasanya pasti sama. Tapi adonan, jelas berbeda. Beda bahan, beda kualitas, beda komposisi, beda cara pengolahan, beda tingkat kebersihan, beda ala-alat yang dipakai, dan beda yang lainnya, sudah pasti akan menghasilkan rasa dan kualitas adonan yang berbeda. Dan di sinilah letak beda Martabak Tropica dari martabak-martabak yang lainnya.

Untuk hal lain yang membuat Martabak Tropica itu beda dan enak, Anda bisa membaca tulisan saya 13 Fakta di Balik Ngehitsnya Martabak Tropica. Di sana Anda pasti akan mengerti kenapa Martabak Tropica itu beda dan enak.

Oke…
Seperti itulah blind test review yang saya, food blogger lain, dan Pak Bondan Winarno lakukan malam itu. Semua berujung pada satu kesimpulan dan kesepakatan tidak tertulis. Martabak Tropica lebih enak dibandingkan merek/nama martabak-martabak lain. Bahkan dibandingkan dengan martabak terkenal yang melegenda dan sudah berumur puluhan tahun. Betul, Martabak Tropica memang baru seumur jagung. Tapi rasa, kualitas, dan inovasi yang dilakukan Kedai Martabak Tropica lebih unggul dibandingkan martabak-martabak merek lain.

Sebagai catatan, Pak Bondan Winarno memang pernah diundang datang ke Kedai Martabak Tropica di awal tahun 2016 ini. Tujuan beliau diundang adalah untuk diminta masukan ke Kedai Martabak Tropica mengenai kekurangan-kekurangan dari hampir semua varian Martabak Tropica. Dan jelas, masukan dari Pak Bondan ini, sekarang semuanya sudah diterapkan di Kedai Martabak Tropica. Masukan dari beliau inilah yang kemudian membuat Martabak Tropica menjadi lebih baik lagi.

Selain masukan yang berupa koreksi atas kekurangan-kekurangan Martabak Tropica, Pak Bondan juga memberi usul untuk membuat Martabak Cakalang. Sehingga untuk mencicip Martabak Cakalang, Pak Bondan diundang ke Kedai Martabak Tropica untuk kedua kalinya. Untuk yang ketiga kalinya, yaitu malam saat para food blogger membuat acara blind test, Pak Bondan mampir di Kedai Martabak Tropica atas inisiatif sendiri. Kebetulan saat itu beliau ada keperluan ke Sudirman Food Street and Culinary Night.

Jika Anda mengira acara blind test pada martabak-martabak Bandung dibuat atas permintaan Pak Bondan, Anda keliru. Keinginan agar para food blogger bisa membandingkan Martabak Tropica dengan martabak Bandung lain secara objektiflah yang menjadi dasarnya. Dan hasilnya tidak untuk membagus-baguskan Martabak Tropica. Baik dari para food blogger apalagi dari Pak Bondan.

Logis saja, sebagai seorang food reviewer ternama yang membangun nama besar dalam waktu yang tidak sebentar, Pak Bondan tentu tidak ingin mencoreng nama baiknya sendiri, jika rasa dan kualitas Martabak Tropica memang buruk, hanya demi sejumlah rupiah. Pak Bondan bisa dapat rupiah yang jauh lebih banyak di tempat lain. Jadi, rasa dan kualitas yang sesungguhnyalah yang membuat Pak Bondan datang berulang-ulang di Kedai Martabak Tropica.

So?
Oke sepakat, selera memang berbeda. Tapi, karena saya sudah mencoba Martabak Tropica dan juga sudah membandingkannya dengan martabak-martabak lain yang terkenal di kota Bandung, saya bisa bilang bahwa Martabak Tropica adalah martabak paling enak di kota Bandung. Dan bisa disebut, ini lho martabak Bandung yang juara. Gak percaya? Buktikan sendiri saja.

martabak-bandung12
Selfie berlatar Pak Bondan yang sedang diwawancara setelah acara mereview martabak-martabak Bandung

21 komentar:

  1. semacam tester gitu yak. tapi ditutup matanya. hihi..skrg makanan pun udah kayak teh dan wine juga ada master buat test rasa. Apa yak istilahnya..kok aku lupa.

    BalasHapus
  2. Kreatif banget, ya. Ada martabak red velvet segala. *cegluk*

    BalasHapus
  3. Wuaaaaahhhh blind test martabak. Aku juga mauuukkk. Semuanya enak sepertinya martabaknya ya Mbak.. Hihihi

    BalasHapus
  4. Aaaak....martabaknya itu bikin ngiler teh...
    andai di kotaku adaa :D

    BalasHapus
  5. Jadi pingin ke Bandung penasaran sama martabak tropica, lucu-lucu nama brand martabak nya, singkat saja dua huruf jadi.

    BalasHapus
  6. Martabak red velvetnya menggoda mbak. Apalagii isiannya itu..hmmm mupeng. Tapi sayangnya di tempatku masih belum ada kayakanya.hihihi
    Nice post mbak..salam kenal ya..

    BalasHapus
  7. reviewnya keren mba, komplit, fotonya menggiurkan juga, jadi pengen nyobain tapi kejauhan kayaknya T^T

    BalasHapus
  8. ngiler jadinya.penasaran sama red velvet...

    BalasHapus
  9. Mba.. Pengen deh ikut blind test juga. Liat martabak sebanyak itu. Kalo pd gak hbs atau kenyang kan sy bs bantu gt ngabisin mba, atau sy bw pulang #plakkk hehehe.. Penasaran mb sm martabak tropica

    BalasHapus
  10. Wah, makin kreatif aja ya para pembuat martabak manis ini :D
    Btw kok gak foto sama Pak Bondan Mbak? :))

    BalasHapus
  11. pernah dibelinn anakku, karena aku orang jadul aku sih suka yang biasa saja tanpa toping yang aneh2.

    BalasHapus
  12. lihat gambar martabak yang ada lelehannya, saya langsung ngeces hehee
    salam sehat dan semangat
    amin

    BalasHapus
  13. aaah ngacai hehehe bikin ngiler

    BalasHapus
  14. penasaran sm martabak cakalangnya...

    BalasHapus
  15. Sudah aku tebak, pasti martabak tropica, kapan2 kalau k Bandung aku nyobaiinnn...pasti legit abiss

    BalasHapus
  16. Red Velvet lagi naik daun banget, tapia ku demen nya martabak telor :-)

    BalasHapus
  17. Saya pernah mencicipi martabak original cokelat-kacang. Tapi, yg Red Velvet belum pernah. Sepertinya lezat banget. :)

    BalasHapus
  18. Hmmm kalau saya pengen beli martabak biasanya sih ditempat saya soalnya kalau ke bandung jauh butuh waktu hampir 3 sampai 4 jam untuk sampai ke bandung dari tempat saya, tapi sebenarnya sih pengen beli martabak bandung karena rasa dan penampilannya sangat bagus dan juga enak.

    BalasHapus
  19. OMAIGAT itu beneran ya, blind test-nya sebanyak itu? Nggak blenger? Aku ngiler banget lihat yg red velvet

    BalasHapus
  20. emang bener yak orang bandung gada puasnya berkreasi ama makanan.... kabita euy jadina hehe

    BalasHapus
  21. Martabak bandung memang tiada duanya soal rasa, favorit nih..

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di blog saya. Maaf, karena semakin banyak SPAM, saya moderasi dulu komentarnya. Insya Allah, saya akan berkunjung balik ke blog teman-teman juga. Hatur tengkyu. :)