15.4.16

Lactacyd White Intimate, Pembersih Area Miss V yang Bikin Putih dan Lebih Percaya Diri


Tahun 2012 lalu, tepatnya di bulan Mei, setelah 2 hari lamanya saya menginap di sebuah rumah sakit di kawasan Bandung Selatan pasca melahirkan, ketika hendak pulang, seorang dokter yang menangani saya, datang ke ruangan saya. Dia lalu memberikan banyak sekali 'wejangan'. Saya ingat betul semuanya. Dokter tersebut memberi tahu saya cara menangani bayi jika begini begitu, hingga ke masalah menjaga kesehatan tubuh di masa nifas, menyusui, dan seterusnya. Tapi yang paling saya ingat sampai sekarang adalah saran beliau agar saya memakai Lactacyd.

Iya benar, sambil memberi saya Lactacyd Daily Feminine Hygiene berwarna pink yang mengandung Lactoserum Lactic Acid, beliau menjelaskan berbagai manfaatnya bagi saya. Tapi, saya yang saat itu hanya menganggap beliau menyampaikan ‘pesan sponsor’, mencoba menolaknya secara halus. 

“Wah dok, saya udah disaranin mama saya untuk bersihin miss V dengan air rebusan sirih hangat, tuh,” ucap saya.
“Air rebusan sirih memang bagus untuk membersihkan miss V. Tapi, ibu kan habis melahirkan dan dijahit. Sebaiknya ibu hindari menggunakan air hangat di area miss V. Takutnya, itu bisa membuat jahitan lepas,” paparnya dengan ramah.
“Begini, bu. Ibu coba saja dulu produk ini. Gratis, kok. Kalau cocok teruskan. Kalau ibu anggap gak cocok, ya jangan diteruskan,” paparnya lagi masih dengan ekspresi yang sangat ramah.
“Oke, dok kalau begitu. Saya coba deh,” jawab saya setelah berpikir beberapa detik.

Lactacyd Daily Feminine Hygiene

Seperti itulah kira-kira percakapan saya dengan dokter tersebut. Benar, kali itulah awal saya mengenal Lactacyd. Atas saran dokter setelah saya melahirkan. Saya yang awalnya ragu, akhirnya mencobanya. Masuk akal juga toh sarannya dokter itu. Kalau cocok teruskan. Dan kalau gak cocok, ya jangan diteruskan. Begitu pikir saya.

Kesan Pertama Biasa Saja. Selanjutnya, Saya Jatuh Cinta
Beruntung saya mengikuti saran dokter tersebut. Setiap hari saya menggunakan Lactacyd Daily Feminine Hygiene. Ketika mandi pagi selesai beraktivitas dan sesaat sebelum tidur malam. Tak lupa, jika bepergian ke luar rumah dan saya harus ke toilet, saya pasti menggunakannya. Kualitas air di luar sana kan saya tak tahu seperti apa. So, saya yakin, Lactacyd Daily Feminine Hygiene mampu menjaga kebersihan dan kesehatan miss V saya. Dan iya, berbagai keluhan yang terjadi pada wanita setelah melahirkan yang dirasakan teman-teman dan saudara-saudara saya di area miss V, tak terjadi pada saya. Tak sampai di situ saja. Bahkan setelah beres masa nifas (4 tahun yang lalu) hingga sekarang, saya masih betah menggunakannya. Yupp! Miss V yang bau, keputihan, gatal-gatal, infeksi, serta ruam dan lecet akibat kelembapan yang kurang atau berlebih, nyaris tak pernah saya rasakan. Bahkan di saat sedang haid. Sebaliknya, Miss V terasa segar, harum, dengan kelembapan alami yang terus terjaga. Benar, Lactacyd Daily Feminine Hygiene yang berwarna pink dan mengandung Lactoserum Lactic Acid itu ternyata cocok untuk saya.

Kalau Bisa Lebih, Kenapa Tidak?
Tiga minggu yang lalu, saya mengenal Lactacyd White Intimate dari tayangan iklan di televisi. Saya yang sudah merasakan manfaat Lactacyd Daily Feminine Hygiene, tentu penasaran. Betul, walaupun Lactacyd Daily Feminine Hygiene sudah membuat hari-hari saya jauh dari berbagai masalah pada miss V, tapi kalau Lactacyd White Intimate bisa membuat area di sekitar miss V saya lebih putih, kenapa tidak jika saya mencobanya? 

Tak menunggu lama, saya pun membeli Lactacyd White Intimate di minimarket langganan saya. Dan langsung, saat itu juga, saya mencobanya. Seperti biasa, keharuman, rasa bersih, dan kenyamanan setelah menggunakannya, serta merta saya dapatkan. 


Hari ini, genap tiga minggu Lactacyd White Intimate saya pakai setiap hari, menggantikan Lactacyd Daily Feminine Hygiene yang sudah hampir 4 tahun saya gunakan. Meski saya puas dengan varian Lactacyd Daily Feminine Hygiene, Lactacyd White Intimate ternyata memberi sensasi baru buat saya. Iyap, area di sekitar miss V menjadi lebih cerah. 

Yayaya… walopun merupakan area tertutup dan sangat pribadi, cerahnya kulit area miss V  tentu membuat saya senang. Wanita mana sih yang gak ingin kulitnya lebih putih? Bahkan untuk di area yang tertutup? Semua pasti menginginkannya. Jadi gak sabar untuk menunggu khasiat Lactacyd White Intimate ini secara optimal. Tiga minggu saja sudah cukup signifikan, gimana kalo genap 4 minggu, ya?

Bentuk Lactacyd White Intimate 

Kenapa Harus Putih? Kan Area Tertutup…
Seperti saya bilang di atas. Hampir semua wanita, bahkan untuk yang berkulit putih sekali pun, jika kulitnya bisa lebih cerah daripada asalnya, pasti akan lebih senang. Apalagi untuk wanita Indonesia yang kebanyakan berkulit sawo matang. Memiliki kulit yang lebih cerah sudah pasti adalah impian yang sangat diidam-idamkan. Termasuk saya. Rasanya jelas membuat saya menjadi lebih percaya diri. Tapi tentu, kulit yang lebih putih yang dimaksudkan ini adalah kulit putih yang sehat, yang didapat dengan cara yang alami tanpa membahayakan kesehatan. Nah jadi, jika Lactacyd White Intimate bisa memutihkan area miss V dengan cara alami karena menggunakan bahan-bahan alami yang terbukti secara klinis, kenapa gak dicoba? Saya sudah mencobanya selama 3 minggu. Meski hasilnya belum optimal, warna kulit yang lebih cerah dengan tanpa ada keluhan yang berarti di miss V, sudah saya rasakan.

Kenapa Lactacyd White Intimate Bisa Membuat Area Miss V Lebih Putih? Apa Sih Kandungan Bahan di Dalamnya?
Pertanyaan ini yang 3 minggu lalu membuat saya penasaran. Kenapa Lactacyd White Intimate bisa membuat area miss V lebih putih? Apa sih kandungan bahan di dalamnya? Saya pun baca dan googling ke sana-sini untuk mencari tahu jawabannya.

Seperti varian Lactacyd yang lainnya, Lactacyd White Intimate juga terbuat dari bahan-bahan alami ekstrak susu. Yaitu lactoserum dan asam laktat. Dua bahan aktif ini mempunyai tugas yang unik bagi miss V : menjaga tingkat keasaman (pH) miss V agar flora baik di area kewanitaan selalu terjaga, sekaligus juga mencegah iritasi dan berbagai masalah yang disebabkan bakteri jahat. Namun karena Lactacyd White Intimate memberi khasiat memutihkan area miss V, maka kandungan di dalamnya dilengkapi dengan ekstrak Algowhite dan ekstrak bengkoang yang memiliki zat aktif Actipone-B. Apa itu Algowhite dan Actipone-B? Definisi di bawah ini bisa menjelaskan keduanya.


Benar, perpaduan antara Algowhite dan Actipone-B memberi khasiat memutihkan area miss V sekaligus menjaganya dari infeksi dan gangguan bakteri jahat. Untuk penjagaan terhadap infeksi, kita tentu sudah tahu seperti apa. Tapi untuk pemutihan kulit, bagaimana mekanismenya? Di sini, Algowhite sangat berperan. Mekanismenya bisa dirangkum dalam 4 cara sebagai berikut.


Kamu tahu melanin? Melanin adalah pigmen (zat warna) yang membuat kulit berwarna gelap. Nah jadi jelas bukan seperti apa Lactacyd White Intimate bisa memutihkan kulit di area miss V? Benar, melanin ‘dikontrol’ Algowhite dan ekstrak bengkoang.

Tidak Lupa Juga…
Menggunakan Lactacyd White Intimate memang memberi jaminan kulit area miss V yang lebih putih. Akan tetapi, agar hasilnya bisa maksimal serta kebersihan dan kesehatan miss V selalu terjaga, sebisa mungkin saya mencegah dari hal-hal yang kontraproduktif. Alias tidak melakukan hal-hal yang bisa membuat miss V lebih hitam dan berisiko terganggu kebersihan dan kesehatannya. Iyalah, udah susah-susah mutihin, masa dengan gampangnya saya melakukan hal-hal yang membuatnya hitam lagi. Mau tahu apa yang saya lakukan? Ini dia….
  • Tidak memakai celana ketat. Sebab keringat dan gesekan akan membuat iritasi. Dan lama-kelamaan akan meninggalkan bekas berupa kulit yang kehitaman.
  • Menjaga area miss V agar selalu kering. Seperti penjelasan di atas, keringat atau miss V yang basah akan membuat iritasi yang akhirnya membuat kulit hitam.
  • Rajin mengganti celana dalam. Hal ini tentu ditujukan agar miss V selalu terjaga kebersihannya. Jika celana dalam kotor, otomatis akan gatal. Dan kita akan dengan mudah menggaruknya. Bekas garukan bisa menyebabkan iritasi. Iritasi jelas berujung pada bekas kulit yang kehitaman.
  • Selektif dengan pembalut dan panty-liner. Sebab tak sedikit pembalut dan panty-liner yang bisa menyebabkasin iritasi. Iritasi berujung pada bekas kulit yang kehitaman.
  • Tidak menggunakan bedak di area miss V. Bedak juga bisa berujung pada iritasi dan bekas kulit yang kehitaman.
  • Menjaga pola hidup yang sehat. Dari mulai mengonsumsi makanan dan minuman bergizi, berolahraga, banyak beristirahat, dan lain-lain. Mengapa pola hidup yang sehat berpengaruh? Sebab hal ini bisa mempengaruhi kondisi fisik dan psikis yang akhirnya berimbas pada tingkat keasaman miss V. Dan jika ini berubah tidak alami lagi, iritasi dan infeksi bisa datang kapan saja.

Nah!
Warna kulit yang lebih putih memang dambaan hampir semua wanita. Tak terkecuali untuk kulit yang ada di area tertutup. Bukan hanya karena terlihat lebih bersih dan sehat saja, tetapi juga untuk meningkatkan rasa percaya diri. Terutama bagi wanita yang sudah memiliki pasangan. Nah jadi, jika Lactacyd White Intimate bisa membuat kulit area tertutup lebih putih dengan tanpa mengesampingkan kesehatan dan kebersihannya, mengapa kita tidak mencobanya? Rasakan sendiri deh sensasi dari khasiatnya. Saya sudah membuktikannya. Lactacyd White Intimate, pembersih area miss V yang bikin putih dan lebih percaya diri. Selamat mencoba!

17 komentar:

  1. Ga ada foto before and after pemakaian, ya? *kabooor

    BalasHapus
  2. keren, Mak, tulisannya
    moga beruntung yaaaa

    BalasHapus
  3. bener ya mbak, putih bukan pada daerah yang terlihat saja, daerah tertutup juga harus dipelihara utk suami :)

    BalasHapus
  4. Kyyahhhh sepertinya emang perlu dicoba nih mbak.

    Terima kasih utk artikelnya ya mbak ^_^

    Sukses utk lombanya juga..

    BalasHapus
  5. Asyiiik tulisannya... jadi pengen nyoba jadinya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dicoba geura Teh. Pasti cocok...

      Hapus
  6. Sebenernya, Ima termasuk takut-takut pakai sabun begini buat miss v. Tapi dapat penjelasan dari Teh Nia, jadi pengen coba juga. Tulisannya cetar, euuy... sukses, ya.

    BalasHapus
  7. Wew, pengguna setia dari jaman 4 tahun lalu :))

    BalasHapus
  8. Waduh ngakak baca komen Mbk Haya. semoga menang ya Mbk.

    BalasHapus
  9. Sepertinya boleh dicoba neh teh, selama ini saya masih percaya sama rebusan daun sirih kalau bersihkn miss v

    BalasHapus
  10. Iyaaa, dulu aku pernah bersihin bekas lahiran pakai air hangat, sama dokter dimarahin. Katanya itu malah bikin lukanya jadi susah kering.. Dan ternyata bisa bersihin pakai Lactacyd yaaa. aku baru tau kalo yang ini :D

    BalasHapus
  11. pengen juga punya miss v yang lebih cerah.. pulang kantor ini singgah beli ah.. :)

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di blog saya. Maaf, karena semakin banyak SPAM, saya moderasi dulu komentarnya. Insya Allah, saya akan berkunjung balik ke blog teman-teman juga. Hatur tengkyu. :)