3.2.22

Cemasnya PTMT 100%


Halo teman-teman, apa kabar? Semoga selalu dalam keadaan baik, ya. Alhamdulillah, semoga seterusnya kita selalu dalam lindungan-Nya.

Teman-teman, gimana nih dengan sekolah anak-anaknya? Udah pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) secara full? Anak-anak saya sih belum. Dua anak yang kecil, PTMT-nya masih sekitar 50%. Senin dan Rabu. Dan itu pun hanya 2 jam saja dalam satu kali pertemuan. Sisanya masih dilakukan secara daring. Nah kalo anak ke-2, PTMT hanya dilakukan pada minggu kedua dan minggu ke-4 saja. Tetapi setiap hari. Dari Senin sampai Jumat. Mulai pukul 7 pagi hingga pukul 12 siang.

PTMT Bikin H2C

Ngomong-ngomong soal PTMT, guru-guru anak saya pada pernah bilang kalo PTMT ini nantinya akan dilakukan 100%. Kini pihak sekolah sedang mempersiapkan untuk itu. Supaya ketika waktunya tiba, semua bisa lancar sesuai rencana. Baik itu para tenaga pengajarnya yang sudah diberi vaksin dosis penuh dan juga booster, maupun fasilitasnya. Pun demikian juga dengan anak-anaknya. Semua sudah diberi vaksin.

Dua anak saya yang sedang divaksin covid-19

Mendengar PTMT yang akan 100%, jujur saya ngerasa H2C. Harap-harap cemas. Satu sisi ikut seneng karena anak-anak memang pada suka dengan PTMT ini. Mereka jadi bisa belajar bersama teman-temannya, katanya. Tapi di sisi lain, apalagi melihat kasus baru sekarang yang dari hari ke hari terus meningkat saja, saya jadi cemas. 

Gimana gak cemas, sebagai keluarga yang pernah kena covid-19 secara berbarengan dalam 1 rumah, saya tahu betul gimana gak enaknya kena penyakit ini. Meski tidak parah, tetap saja tidak enak. Iya, saya dan orang-orang rumah memang sudah divaksin. Tapi mengetahui bahwa covid Omicron ini yang bisa nyerang orang yang bahkan sudah divaksin pun, rasanya sangat bikin khawatir. Gak mau lagi deh kena. Sekali saja rasanya sudah cukup. 

Diskresi Mendikbud Ristek Sedikit Mambuat Saya Bernapas Lega

Alhamdulillah, rencana PTMT 100% ini sepertinya tidak akan terlaksana. Semua berkat diskresi yang diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) hari ini, 3 Februari 2022. Dalam diskresi tersebut disebutkan bahwa sekolah di daerah pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 2 boleh menggelar PTM dengan kapasitas 50 persen. Dan selanjutnya, orang tua atau wali peserta didik juga diberikan pilihan untuk mengizinkan anaknya mengikuti PTM Terbatas atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Ya, kebetulan tempat saya tinggal masuk ke dalam daerah PPKM Level 2. Jadi pastinya, mungkin anak-anak saya PTMT-nya akan tetap seperti ini. Tidak setiap hari, dan per kelas juga hanya 50%. Semoga saja deh para guru dan yang berwenang di sekolah bisa menerapkan dengan baik diskresi yang dikeluarkan Pak Nadiem Makarim ini. Tapi tentu, walopun PTMT hanya 50%, semua pihak harus tetap disiplin protokol kesehatan. Jangan sampai deh lengah dan memberi celah meningkatnya kasus covid Omicron di kalangan sekolah.

Perlu Fasilitas Baru

Ini yang kemudian menjadi masalah. Banyaknya waktu anak belajar secara daring di rumah tentu membuat mereka banyak menggunakan gadget. Padahal saya dan bapaknya anak-anak sudah kembali kerja secara normal. Saya dengan laptop saya, dan suami juga membawa laptopnya bekerja. Karena memang sudah full work from office (WFO). So, anak-anak pun butuh tambahan gadget.

Ya ya, beli gadget baru adalah solusinya. Tapi, tahu sendiri, di masa kayak sekarang, beli gadget gak segampang yang diharapkan. Harga gadget kan mahal. Sedangkan pengeluaran sedang ditekan sekecil mungkin. Biar bisa nabung. Kejadian sekeluarga kena covid tahun lalu sudah cukup jadi catatan. Dalam waktu sebulan sakit itu, kami menghabiskan uang belasan juta rupiah demi untuk sembuh. Dari mulai obat, makanan, beli alat-alat penunjang kesehatan, hingga cek kesehatan dan swab. Yupp, pandemi sangat tidak bisa diprediksi. Dana darurat dan tabungan harus dijadikan prioritas. Terkecuali jika harga gadgetnya terjangkau.

Yang Ini Kayaknya Pas!

Saat lihat-lihat gadget baru yang rilis tahun ini, saya kepincut dengan yang satu ini, ADVAN TAB SKETSA2. Tampilannya bagus, modern karena menggunakan stylus, dan punya kapasitas besar. Yang paling nyenengin tentu saja adalah harganya yang terjangkau, yakni berada di kisaran 2 jutaan. Dengan tambahan keyboard case dan stylus, dalam sekejap ADVAN TAB SKETSA2 pun berasa seperti laptop. Betul, tablet rasa laptop. Anak-anak saya dijamin suka.

 ADVAN TAB SKETSA2

Yang membuat saya suka, bukan hanya tampilannya. Jeroannya juga bagus. Dia dibekali chipset Unisoc Tiger 310, dengan RAM/ROM 4 GB/ 64 GB. Kegiatan multitasking akan sangat mudah dilakukan di tablet ini. Jika kapasitas internalnya dirasa kurang, sangat bisa ditambahkan microSD, sehingga kapasitasnya bisa hingga 128 GB.

Teman-teman juga pasti bakal suka ADVAN TAB SKETSA2 ini. Biarpun harganya murah, tapi tidak murahan. Dan tak hanya pas untuk anak-anak belajar online. Tablet ini juga bisa digunakan untuk untuk bisnis dan pekerjaan professional lainnya. Misalnya saja untuk kasir dan lain-lain.

 ADVAN TAB SKETSA2

Well…

Semoga saja benar, PTMT 100% tidak jadi dilakukan. Mengingat kasus covid harian sekarang yang sudah naik lagi. Cukup 50% saja. Supaya anak-anak kita, dan tentu para gurunya bisa selalu dalam keadaan sehat. Toh selama ini, PJJ juga sudah cukup bagus. 

Btw, teman-teman gimana? Pihak sekolah sudah memberitahukan mengenai diskresi Pak Nadiem Makarim? Semoga di sekolah anak-anak teman-teman juga PTMT tidak 100% ya. Biar anak-anak kita bisa terhindar dari penyakit penyebab pandemi ini. Aamiin ya robbal alamin.

Untuk sekarang ini, semoga PTMT masih 50%


36 komentar:

  1. Tetap menatap semangat untuk belajar anak sekolah, mengutamakan kepentingan terbaik anak dan kesehatan.

    BalasHapus
  2. kok keren mba advan nya. ad
    a stylus nya pula. duh komplit buat menghadapi pandemi krn harus wfo dan anak2 harus daring ya mba. nice share

    BalasHapus
  3. Sepertinya ptmt tidak jadi 100 persen nih bun, mengingat kondisi pandemi belum juga mereda, Siap-siap nabung banyak ya bun untuk pjj kembali, nabung waktu, nabung sabar hehe

    BalasHapus
  4. Setuju bun semoga PTMT hanya 50% saja.Kondisi covid Omicron ini walaupun tidak sedasyat Delta tetapi memang harus care & aware.Terutama dalam ProKes ya

    BalasHapus
  5. Sempat kaget setelah pemerintah memberlakukan PTMT, baru beberapa bulan bisa tatap muka meski tidak full, sekarang sudah akan diberlakukan PTMT. Kasihan anak-anak mereka belajar tidak konsentrasi. Semoga saja rencana pemerintah tersebut tidak sampai 100%

    BalasHapus
  6. wow 2 jutaan specnya keren banget

    penampilannya juga bikin mupeng

    hal terpenting lainnya, ini produk Indonesia

    sehingga pastinya bisa mendongkrak perekonomian kita

    BalasHapus
  7. Saya dari awal rencana mau PTMT padahal covid masih terus ada begini nggak setuju sebenarnya mbak. Karena resikonyakan tinggi, apalagi menurut saya PJJ saja cukup

    BalasHapus
  8. Ponakanku mulai besok belajarnya pakai jadwal. Memang deg-degan ya Teh, buat anak-anak di masa gencarnya Omicron ini harus tetep masuk sekolah.
    Namun tetap berdoa agar semua berjalan dengan baik

    BalasHapus
  9. pendemi telah merubah pola pembelajaran anak-anak di sekolah, dan berakibat dilematis jika dilihat dari sudut pendidik

    BalasHapus
  10. Singkatannya baru lagi ya haha, PTMT, semoga gak kelamaan deh ya, jujur agak pusing liat anak kelamaan PJJ, belom lagi suka rebutan gadget, hihi. Aku jadi naksir sih sama Advan tab, semoga bisa beli, jadi anak-anak belajar online dengan tenang

    BalasHapus
  11. Kemarin-kemarin sempet PTMT tuh si bungsu, tapi sekarang jadi daring lagi karena ada beberapa temannya yang keluarganya positif covid. Semoga pandemi ini segera berlalu ya Teh...

    BalasHapus
  12. Bismillah, semoga pandemi ini segera berakhir. Semoga ustaz dan ustazah atau para gurunda diberikan kemudahan dan kesehatan. Buat anak-anak yang sedang berjuang untuk belajar juga diberikan kesehatan dan keberkahan untuk ilmu pengetahuan yang dipelajarinya. Paham banget kecemasan yang dirasakan, karena kami kehilangan ibu dan keluarga terdekat karena covid ini. Semoga almarhum dan almarhumah diampuni segala kesalahannya dan diterima seluruh kebaikannya, aamiin.

    BalasHapus
  13. Di Malang juga sudah mulai PJJ lagi mbak, di kantor juga mulai hari ini berlaku 75% WFO dan 25% WFH lagi.

    Advan tab sketsa 2 ini menarik ya, ada keyboardnya, jadi bisa serasa kayak kerja di laptop. Tapi ada stylusnya juga, jadi walau di tenteng ke mana-mana, kerjanya juga enak, apalagi buat yang jarinya besar kayak saya

    BalasHapus
  14. Di sini, sudah lama diberlakukan PTM 100%, Mba. Kami orang tua hanya berharap semoga semuanya baik-baik saja. Besok anakku akan mengikuti vaksin covid-19 di sekolahnya. Semoga herd immunity bisa segera tercapai yaa, amiinn

    BalasHapus
  15. Agar belajar daring lancar, dukungan perangkat yang mumpuni memang diperlukan ya... Dan advan tab sketsa ini layak dijadikan pilihan..

    BalasHapus
  16. wah baru tahu nih ADVAN TAB SKETSA yang praktis, jadi bisa dipakai anak-anak selama belajar di rumah aja.
    Kalau di Kabupaten Gresik sudah mulai tatap muka, tapi Feb minggu ke 3 dan 4 masih dievaluasi lagi mengingat Omicron juga lagi meningkat. Semoga anak-anak sehat selalu ya mbak :)

    BalasHapus
  17. samaaa, aku juga HSC pas denger ketentuan harus PTM 100% lalu menyalahkan instruksi 3 menteri yang belum juga dibatalkan atau direvisi. dan terbukti sih, anakku tertular covid gara2 PTM 100% ini, lalu kami sekeluarga ikut tertular. Tapi alhamdulillah keluar juga permen terbaru yang boleh milih. FIuh, lega. Ya jelas pilih yang PJJ dong... eh tapi akhirnya sejak pekan lalu sekolah anakku beneran PJJ 100% sih karena yang tertular covid udah lebih dari 50% dari keseluruhan gurunya. Akhirnya

    BalasHapus
  18. aku juga cemas sih ini, kondisinya naik turun, jadi anak2 masih selang seling juga, kadang daring kadang masuk ke sekolah walau cuma beberapa jam aja.

    BalasHapus
  19. Anakku juga udah mulai rencana PTMT mulai Rabu kemarin, sebelumnya hanya masuk 2 hari dalam seminggu.
    Belajar lancar dalam kondisi seperti sekarang bisa dilakukan jika didukung gadget yang sesuai seperti tab Advan Sketsa2 ini.

    BalasHapus
  20. wah harganya kejangkau ya teh, belajar daring jadi lebih menyenangkan dengan gadget yang mumpuni

    BalasHapus
  21. Aku naksir banget Advan Tab ini. Harganya juga terjangkau. Satu sisi aku juga setuju sebaiknya jangan dulu deh PTM 100 persen saat kondisi seperti ini

    BalasHapus
  22. Untuk sekolah anakku saat ini masih PJJ mba dan gak tau kapan PTM lagi tapi ini nih sekolah agama masih tetap masuk. Bismillah aja yang penting anak tak ingetin terus untuk prokes dan semoga aja kita semua sehat selalu ya.

    BalasHapus
  23. Keren yaa advan tab sketsa ini. Spesifikasinya mumpuni banget untuk dukung proses belajar anak-anak kita, udah gitu harganya juga ramah di kantong

    BalasHapus
  24. Sama dengan Bali mbak PTMP juga ditiadakan. Kemarin sempat masuk sekolah tiap hari dengan pembagian kelas 50% masuk pagi 50% masuk siang, namun nyatanya ada yang terpapar covid klaster keluarga dan menular ke beberapa teman, termasuk anak saya yang awalnya juga dinyatakan positif. Sedih pokoknya kalau sudah ada pemberitahuan demikian, mikir harus isolasi juga. Dan semenjak itu sekolah kembali daring. Mikir perangkat juga kalau harus gantian. Waah ada Advan Tab Sketsa2 yang lumayan besar Ramnya mudah2an bisa membantu proses belajar online alias daring ya mbak.

    BalasHapus
  25. Huhuu serrba salah ya Teh, giliran PTM dimulai justru H2C, giliran daring kasian ke anaknya dan emaknya yang jadi guru. semoga aja pada sehat semuanyaa, bisa belajar dengan nyaman dan aman.
    Btw itu ADVAN TAB SKETSAnya kece tampilannya yaa, beneran bisa bantu anak sewaktu daring.

    BalasHapus
  26. Advan Tab Sketsa nya keren ya teh...jadi pengen punya deh hehe... Btw anakku lebih banyak daring sekarang karena ada pilihan boleh daring juga di sekolahnya.

    BalasHapus
  27. Anak anakku masuk dia kali seminggu, itupun jam pelajarannya enggak full. Padahal kemarin udah seneng seneng sekolah kembali buka eh ternyata harus begini lagi..

    BalasHapus
  28. Kalau untuk ortu yang anaknya lebih dari satu trus sudah PJJan semua, mau dibelikan laptop semua ya lumayan ya Mbak. Ada Tab Advan begini bisa membantu karena layar cukup besar, fitur memadai, tapi harga lebih terjangkau dibanding beli laptop.

    BalasHapus
  29. Kalau di sini sudah sempat sekolah offline kembali tapi karena kasusnya melonjak lagi jadi diadakan PTMT eh tapi belakangan ada beberapa sekolah yang menerapakan PJJ kembali. Sepertinya ya kondisi belum kondusif buat sekolah tatap muka apalagi cuaca sekarang juga kurang mendukung ya dan anak2 juga rentan sakit.

    BalasHapus
  30. Anakku masih masuk 2x seminggu, masing2 4 jam nih mba. Rada berat juga nih kalau jarang bertatap muka dengan guru, kelas 6 soalnya. Kalau misal ada percepatan pembelajaran sebagai ganti tambahan jam pelajaran, mantap nih kalau mengerjakan soal-soalnya bisa pake Advan Tab Sketsa ini. Stylusnya bakalan membantu saat mengerjakan pilihan ganda yang pake model dot. Klo pake hape rada susah tuh.

    BalasHapus
  31. Pilihan terbaik adalah sekolah dari rumah lagi seperti ini yaa, teh..
    Karena khawatir virus semakin mudah menular.
    Semoga sehat semua, anak-anak tetap bisa mendapatkan ilmu bermanfaat dibantu dengan ADVAN TAB SKETSA2, gadget terbaik.

    BalasHapus
  32. Waktu denger bakal PTMT 100% sempat deg2an juga. Para ponakanku beberapa ada yang SD dan mama2nya pada khawatir di grup keluarga mengingat kondisi saat ini. Untungnya orang tua dikasi pilihan, jadinya keluarga sepakat anak2 PJJ dulu saja, gak usah ikut yang tatap muka.

    BalasHapus
  33. Sekolah anak saya yg SD PTM terbatas, jadi sekolahnya bergilir. Tapi sejak Omicron merebak, dan teman sekelas anak saya juga ada yang positif covid, akhirnya daring lagi. Tapi skrg sdh mulai PTM bergilir lagi

    BalasHapus
  34. Di Lombok Timur, relatif sudah full PTM. Syukurnya, secara umum ya angka covid dengan varian Om Icron ya tidak separah pas rata kena PPKM di pertengahan tahun lalu.
    Mudah-mudahan juga perlahan terkondisi di kota-kota besar Indonesia ya.
    Aamiin

    BalasHapus
  35. Sekolah anakku yang SD sampai sekarang masih PTMT 100% Mbak. Semakin was-was karena kasus makin meningkat sekarang. Di SMP tempat aku bekerja bahkann sudah kembali PTMT 50% karena banyak murid dan guru yang sakit. Sebagian sekolah malah ada yang kembali daring. Semoga bisa segera kembali seperti dulu ya bumi kita.

    BalasHapus
  36. Di tempatku PTMT cuma berjalan seminggu apa yah terus balik full online lagi karena satu persatu murid ada yang positif. Sampai sekarang pun jadinya BDR lagi, Teh. Yaaa memang kondisinya masih naik turun maka lebih aman online dulu.

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di blog saya. Maaf, karena semakin banyak SPAM, saya moderasi dulu komentarnya. Insya Allah, saya akan berkunjung balik ke blog teman-teman juga. Hatur tengkyu. :)