5.8.23

Hal yang Harus Dilakukan pada Akun Palsu BCA

Pexel

Waspada terhadap cybercrime yang semakin meningkat seiring pesatnya perkembangan teknologi digital. Salah satu jenis cybercrime yang paling sering terjadi yaitu penipuan online yang banyak muncul di media sosial.

Kasus penipuan online ini paling sering terjadi pada nasabah Bank BCA. Modus penipuan yang kerap terjadi biasanya melalui telepon dan pesan WhatsApp dari nomor yang mengatasnamakan BCA. Selain itu, penipuan juga banyak dilakukan melalui akun instagram palsu. Saat sedang scrolling instagram, nasabah akan menemukan iklan palsu di instagram yang seolah-olah berasal dari akun resmi BCA. 

Penipuan online ini memberikan penawaran upgrade menjadi nasabah BCA Solitaire dan Prioritas. Kasus penipuan lainnya yang marak terjadi yaitu penawaran apply kartu kredit BCA atau ganti ke kartu chip.

bca.co.id

Lalu bagaimana cara mengetahui penawaran tersebut adalah palsu? Bagaimana cara mengetahui akun-akun palsu BCA? Ini hal-hal yang perlu dilakukan bila menemukan serta mendapatkan penawaran dari akun-akun palsu BCA.

1. Laporkan

Segera laporkan jika menemukan modus penipuan melalui telepon, WhatsApp, maupun akun palsu BCA. Bisa menghubungi Halo BCA di nomor 1500888 tanpa awalan 021 atau +62, atau melalui nomor resmi WhatsApp bank BCA di 08111500998 dengan centang hijau.

Nasabah melaporkan pada akun resmi Instagram BCA yaitu @GoodlifeBCA. Laporkan melalui DM dan informasikan akun palsu yang ditemukan untuk segera ditindaklanjuti. Pastikan mengecek semua akun resmi media sosial BCA

2. Blok akun 

Langkah selanjutnya bila menemukan akun-akun palsu BCA di media sosial adalah memblokir akun tersebut. Semakin banyak yang melaporkan akun palsu BCA, semakin cepat tindakan yang akan dilakukan oleh pihak media sosial tersebut.

Cara melaporkan dan blokir akun palsu yang mengatasnamakan BCA adalah sebagai berikut.

  • Klik tanda tiga titik yang ada di pojok kanan atas pada unggahan Insta Ads akun palsu BCA.
  • Pilih opsi “Report Ad”
  • Pilih alasan “It's a scam or it's misleading”

4. Abaikan

Waspada terhadap iklan dengan link palsu. Jangan asal klik pada iklan yang membawapada link palsu. BCA tidak pernah meminta nasabah untuk mengisi data pribadi melalui sarana apapun termasuk link.

Jadi sebaiknya, abaikan penawaran dari iklan palsu untuk mencegah penyebaran data-data pribadi. Jaga selalu kerahasiaan data pribadi seperti nomor kartu debit atau kartu kredit, PIN, CVV/CVC, dan OTP.

5. Beri tahu orang terdekat

Beritahukan pada orang-orang terdekat jika menemukan akun-akun palsu BCA untuk juga mengabaikannya. Jelaskan bahwa akun-akun tersebut adalah palsu dan minta mereka untuk melakukan langkah pencegahan yang sama.

Ingatkan juga pada orang-orang terdekat untuk selalu menjaga kerahasiaan data-data pribadi mereka. Berikan edukasi agar tetap berhati-hati terhadap modus-modus penipuan yang marak terjadi.

6. Hanya melakukan aktivitas perbankan secara aman

Seluruh nasabah disarankan untuk melakukan aktivitas perbankan secara aman. Langkah termudahnya dengan menggunakan aplikasi dan website klikbca yang resmi. Selain itu, selalu cek seluruh data yang ditampilkan sebelum menyelesaikan transaksi.

Pastikan juga hanya memakai akses internet pribadi dari telepon seluler atau internet rumah yang aman. Hindari penggunaan akses internet umum untuk transaksi perbankan karena memiliki risiko pencurian data.

Baca juga:  Waspada Penipuan Minta Data Pribadi Perbankan 

Tetap waspada dengan tawaran-tawaran yang mengatasnamakan BCA dan memberikan layanan menggiurkan. Cek kembali kebenaran tawaran tersebut dengan menghubungi Halo BCA di nomor 1500888 tanpa awalan 021 atau +62, atau melalui nomor resmi WhatsApp bank BCA di 08111500998 dengan centang hijau.

bca.co.id


12 komentar:

  1. Data diri emang perlu banget dijaga. Karena seiring berkembangnya teknologi digital kita harus waspada terhadap cybercrime yang semakin meningkat. Modusnya bahkan macem2. Bikin ngeri.

    BalasHapus
  2. Iya nih, penipuan dengan cara-cara begini makin marak dan meresahkan terutama yg sering melakukan transaksi mobile banking. Itu sebabnya saya masih bergantung pada ATM, sedikit cara jadul sih, tapi kurasa aman buat saya.

    BalasHapus
  3. Sedih banget kalau lihat penipuan yang mengatasnamakan BCA. Dan kalau follow sosmednya BCA pasti akan ada banyak akun palsu yang langsung follow akun kita. Saat ini tuh kita memang harus hati-hati banget.

    BalasHapus
  4. kalau aku mah bukan kena tipu begitu teh tapi kartu kredit aku dipake sama orang di luar negri wkwkk sedih banget soalnya kenanya dalam dollar

    BalasHapus
  5. bener banget mba.. orang kalau mau menipu adaa aja ya modus operandinya. Aku juga kalau melihat ada yang aneh dan bohong langsung laporkan

    BalasHapus
  6. Huhu...kalau aku selalu dikirimin link BRI.
    Padahal gak punya rekeningnya.
    Sedihnya, mereka ini random atau dapat bocoran data dari mana gitu yaa..?

    Serem penipuan zaman sekarang.
    Canggih canggih banget dan cepeettt, wuuuzz~

    BalasHapus
  7. Maraknya penipuan mengatasnamakan perbankan memang perlu kitanya hati² dan tahu official resminya ya, sehingga bisa langsung melaporkan bila ada hal² yang gak beres

    BalasHapus
  8. Sekarang tuh jadi semakin banyak penipuan seperti ini ya Teh... Jadi harus ekstra hati-hati, jangan sampai tertipu. Sedih banget kalau tabungan kita ludes gara-gara kena tipu ...

    BalasHapus
  9. makin marak aja nih ya penipuan mengatasnamakan bank, dan sekarang giliran BCA ya terbawa-bawa.
    pokoknya mah kalau nemu yang gak jelas langsung auto block aja deh dan jangan lupa ingatin ke orang terdekat juga.

    BalasHapus
  10. Duh, sekarang macam-macam saja ya ancaman penipuan yang begini. Bahkan sekelas BCA-pun bisa kena. Wis pokoknya kalau nemu langsung laporkan saja. Lalu jangan klik sembarangan link, terutama yang dikirim oleh orang tak dikenal

    BalasHapus
  11. Penipuan mengatasnamakan BANK termasuk dari Bank BCA ini memang semakin ke sini semakin banyak ya. Jadi sebagai nasabah kita harus ekstra hati-hati. Jangan sampai tertipu. Saya sendiri kalau dapat pesan yang aneh2 langsung abaikan saja demi terhindar dari penipuan

    BalasHapus
  12. nah aku tuh malah seringnya sama BNI, suka dapet kiriman WA, udah block dan report spam eh ganti nomor dong. punya rekening di BNI juga nggak aku. dulu pernah punya memang, jaman kuliah karena KTM gabung ATM BNI gitu, tapi kan udah se-abad yang lalu xD

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di blog saya. Maaf, karena semakin banyak SPAM, saya moderasi dulu komentarnya. Insya Allah, saya akan berkunjung balik ke blog teman-teman juga. Hatur tengkyu. :)