3.11.22

Tips Menangkal Penipuan Link Palsu BCA mobile


Siapa pun pastinya tak bisa menyangkal, kemajuan teknologi sungguh sangat membuat hidup kita jauh lebih mudah. Banyak hal yang tadinya ribet, jadi praktis dilakukan. Misalnya saja mengatur hal-hal yang berbau keuangan.

Ya, dulu jika mau bayar ini itu, atau beli ini itu, kita kudu pergi menuju tempatnya. Tapi kini, dengan gadget di tangan, semua bisa kita lakukan tanpa harus pergi ke mana-mana. Kapan saja, di mana saja.

Link Palsu BCA mobile

Salah satu contoh aplikasi di ponsel saya, yang multifungsi seperti itu misalnya saja adalah BCA mobile. Banyak banget membantu saya mengatur berbagai macam transaksi keuangan. Dari mulai transfer ke sana ke mari; membayar tagihan bulanan kayak tagihan listrik, telepon, dan lain sebagainya; hingga untuk bayar makanan di aplikasi ojek online. Berkatnya, hidup saya kini rasanya begitu simpel. 

Ngomongin tentang aplikasi BCA mobile, beberapa waktu yang lalu saya dibuat kaget. Seorang teman di grup WA memposting sebuah berita, yaitu mengenai maraknya link palsu BCA mobile, yang jika diklik, tampilannya sangat mirip dengan tampilan-tampilan layar di aplikasi BCA mobile. Jelas ini sangat berbahaya. Sebab siapa pun yang kurang hati-hati, kemungkinan besar akan tertipu. Ujung-ujungnya, saldo rekening BCA-nya bisa kebobolan. 

Untuk teman-teman yang ingin tahu seperti apa berita mengenai Link palsu BCA mobile, langsung saja ke sumbernya, ya. Supaya teman-teman semua bisa mewaspadainya.

Modus Penipuan Melalui Link Palsu BCA mobile

Jadi begini, kejadiannya korban-korban menerima telepon dari nomor palsu yang mirip dengan nomor Halo BCA resmi yakni 1500888, namun dengan awalan kode area 021, +62, 02, dan lain sebagainya. Nah orang tersebut, konon mengaku sebagai petugas Halo BCA. Di sini, si penipu tersebut memanipulasi psikologis para korban. Misalnya saja dengan mengatakan mengenai rekening nasabah yang mengalami transaksi mencurigakan dan berbagai alasan lainnya. Tentu saja, nasabah yang mendengar hal tersebut jadi panik karena memang tidak merasa melakukan transaksi seperti itu.


Si penipu lalu menawarkan bantuan untuk melakukan pembatalan transaksi dan juga memblokir, secara online di BCA mobile. Caranya yaitu dengan memancing nasabah untuk mengakses link yang dikirimkan si penipu lewat SMS. Contoh link-nya seperti ini  https://link-block.online/bank-bca/. Jika diklik, link palsu tersebut tampilannya sangat mirip dengan tangkapan layar BCA mobile. Jelas, nasabah yang panik dan kurang hati-hati akan mengkliknya dan lalu melakukan apa pun yang jadi panduan di sana seperti mengisi data-data pribadi perbankan. Entah itu nomor kartu ATM, PIN, atau pun kode OTP. 

Tips Menangkal Penipuan Link Palsu BCA mobile

Ya, satu-satunya cara agar bisa terhindar dari modus penipuan, terutama penipuan yang seperti diceritakan di atas, adalah dengan kita selalu waspada pada apa pun bentuk penipuannya. Mau itu via telepon, pesan di SMS, pesan di WhatsApp, pesan di email, direct message sosial media, atau apa pun. 


Berikut ini beberapa tips yang harus selalu kita ingat, supaya kita bisa menangkal penipuan semacam yang dilakukan di atas. 

Selalu ingat kontak resmi BCA

  • Nomor telepon resmi Halo BCA adalah 1500888. Tanpa awalan 021, +62, atau pun yang lainnya. Selain nomor tersebut sudah pasti palsu. Jangan juga menyimpan nomor Halo BCA di ponsel kita. Supaya saat ada yang menghubungi, nomornya terlihat jelas. Toh jika kita perlu menelpon Halo BCA, nomornya sangat mudah diingat.
  • Nomor WhatsApp resmi BCA adalah 08111500998. Ada tanda centang hijaunya di bagian samping nomor atau nama kontak. Dan bukan di foto profil. Jika nomornya berbeda, sudah pasti palsu.

Selalu ingat tips mengenai phising

  • Jangan gampang panik atau cepat senang saat menerima informasi perbankan. Entah itu yang membuat kita cemas atau pun bahagia. Entah itu dari telepon, SMS, WA, atau apa pun, dari pihak mana pun. Sebelum bertindak, pahami dan cermati dulu situasinya. 
  • Jangan mudah terpancing untuk klik link apa pun, dari sarana apa pun. Termasuk seperti link di atas yang jika diklik akan membawa kita pada laman dengan tampilan yang mirip BCA mobile. Sebab yang begitu sudah pasti akan merugikan kita. Mereka biasanya akan meminta data-data perbankan yang kita miliki.
  • Jika ingin melakukan transaksi perbankan, langsung saja mengaksesnya dari aplikasi BCA mobile. Dan bukan melalui klik link mana pun.

Selalu ingat tentang tips kerahasiaan data

  • Dalam bertransaksi secara online, kita biasanya menggunakan OTP (One Time Password). Nah OTP ini bukanlah kode promo untuk apa pun. Bukan kode promo untuk pembebasan iuran tahunan; bukan kode untuk pembatalan transaksi; bukan kode untuk memblokir kartu kredit; bukan kode untuk kenaikan limit; atau kode-kode promo yang lainnya. Jika ada yang memintanya, sudah bisa dipastikan itu digunakan untuk tujuan menipu. 
  • Selalu menjaga kerahasiaan data pribadi. Misalnya saja seperti No Kartu, PIN, CVV/CVC, OTP, dan lain-lain. Jika ada yang memintanya, langsung saja curigai sebagai penipuan.

Lagian ya, untuk pembatalan transaksi, blokir kartu debit, dan blokir kartu kredit, itu kan sebenarnya bisa kita lakukan sendiri, langsung di aplikasi BCA mobile. Saya pun dulu pernah blokir kartu ATM BCA saya saat kartu ATM BCA saya yang lama jatuh entah di mana. Cepat dan praktis. Besoknya baru deh saya urus kartu ATM BCA baru ke bank BCA.

Oke Deh!

Begitulah, kemajuan teknologi ini bagai dua sisi mata uang. Di satu sisi, kita dapat berbagai manfaat, seperti kemudahan dan kepraktisannya. Nah di sisi lain, hal tersebut memancing orang-orang tak bertanggung jawab untuk melakukan aksi jahat.

Namun selicik dan sepintar apa pun para penipu itu, asal kita selalu waspada, kita bisa terhindar dari kejahatan-kejahatan mereka. Khusus untuk bisa terhindar dari penipuan yang menggunakan link palsu BCA mobile, waspadai dengan tips-tips yang sudah diutarakan. 

Baiklah teman-teman, waspada selalu, ya. Orang-orang pinter keblinger itu banyak di sekitar kita. Modusnya bisa dengan cara apa pun. Dari hari ke hari pasti aja ada modus baru mereka. Pokoknya hati-hati dengan data-data perbankan kita. Semoga tulisan saya bermanfaat!



24 komentar:

  1. Ini sangat bermanfaat sekali untuk asep walaupun asep memakai BRI ka Nia

    BalasHapus
  2. Bbrp hari ini di timeline muncul berita seputar upaya tipu tipu gini mba.

    Hadeuhh beneran deh, kita semua kudu makin waspadaaaaaa

    BalasHapus
  3. Masih ada yang ketipu berarti masih banyak yang belum tau ya kalau nggak semua yang ada di internet itu baik dan benar. Masih ada aja di WA grup yang share info hoax atau ada yang ngira WA yang ngaku2 dari bank2 dsb itu benar Mba.

    BalasHapus
  4. Iya kita harus ekstra waspada ya. Kejahatan digital saat ini merajalela. Kita abai dan lengah, bisa jadi jalan mereka mengeruk semua isi tabung. Semoga kita semua dalam lindungan dan dijauhkan dari kejahatan seperti itu

    BalasHapus
  5. Jaman semakin maju, semakin banyak pula penipuan terjadi ya mbak. Saya juga sering ditelpon dari seseorang yang mengaku pihak bank. Alasannya ingin menawarkan cara buka rekening baru, baik rekening bank maupun asuransi. Setelah membaca artikel ini ada baiknya kita harus waspada...karena kejahatan semacam cyber memang selamanya tidak bisa dihapus....kita nya yang harus jeli dan waspada.

    BalasHapus
  6. Iyaya OTP bukan buat akses kode promo. Bahkan selalu ada informasinya bahwa jangan kasih kode OTP ke siapapun.
    Thanks infonya Teh Nia, semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT, aamiin

    BalasHapus
  7. memang meresahkan ini kalau ada link palsu. aku pun juga pernah mengalami dapat kiriman link phising. untung udah tau yaa jadi aku bloking langsung

    BalasHapus
  8. Huwaa bener nih ada aja modus penipuan baru, kasi link apalah. Kadang dikirimi via wa atau sms, heraaannn mereka tahu dr mana gtu nomer kita. Kalau aku pribadi orangnya masih konven, suka lupa password jd ngandelin token wkwk jadul. Tp lumayan bikin gak boncos krn kemudahan inet mobile banking. Wes gpp nunggu buka browser dan pakai token dulu xixixi.

    BalasHapus
  9. Ini lagi ramai nih. Terima kasih Kak Nia Haryanto sudah menuliskannya. Itu bahaya lho kalo sampe ke klik linknya. Mana modusnya macam-macam. Aku kemarin ya dapat kiriman di WA, lalu pas ku share ke grup keluarga, eh iparku juga dpt dengan banner beda konsep, tapi isi dan linknya sama. Mamaku dapatnya bank berbeda, tapi isi-nya juga kurang lebih sama... macam-macam sekarang ya orang mau nipu

    BalasHapus
  10. Seriuuuss ini informasi baru buat aku, teh..
    Sampai linknya persis banget sama mbankingnya yaa..
    Sungguh cerdas sekali si penipunya. Subhanallahu..

    Semoga banyak orang yang jeli dan teliti sebelum melakukan transaksi.

    BalasHapus
  11. Iya nih harus makin waspada, penipu2 perbankan itu makin ganas aja huhuhuuu... pokoknya kalau ragu, mendingan tanya dulu aja ke banknya, betul atau tidak informasi itu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju mbak Uniek,
      Suka bingung juga sih, kok bisanya mereka (yang nipu) itu gercep nge-DM padahal orang baru aja komen atau follow si akun bank yang asli, kayak punya radar gitu ya hehe

      Hapus
  12. duuh, setelah sebelumnya Bank yang sebelah, sekarang tiba di penipuan link bank BCA ya Mbak :(
    wajib banget nih tuk selalu waspada secara saya juga bisa dibilang belakangan ini semuanya serba pakai aplikasi bankingnya BCA.

    BalasHapus
  13. Penting banget nih, teh. Kadang tu ada aja akun bot yang sering bales2in komen di twitter pas komplain. eh ternyata ngasih link palsu, padahal dikira akun CS BCA yang asli. Serem banget penipuan zaman sekarang ya

    BalasHapus
  14. ngeselin banget ya Teh Nia?
    Kita susah nyari uang dan kita kumpulkan dengan hati-hati
    Eh diintai dan disikat penipu
    Mungkin karena ngerasa susah banget cari uang, saya super duper curigaan kalo ada telpon/message "aneh"

    BalasHapus
  15. Marak sekarang penipuan perbankan ya. Kita sebagai nasabah kudu hati-hati dan gak panikan seperti main klik link BCA yang diberikan tersebut.
    Harus waspada dalam setiap transaksi keuangan.

    BalasHapus
  16. Memang harus waspada ya Teh Nia. Kalau ada yang kasih link beginian. Memang kalau official dari Bank biasanya ada tanda centangnya ya. Harus inget nomor WA or kontak resminya ya, kalau selain itu kemungkinan hoax

    BalasHapus
  17. Tips nya sangat gamblang, to the point dan relate banget dengan para nasabah bca yang tinggal di kota kecil. Makasih ya kak sharing. Izin share ke medsos ya...

    BalasHapus
  18. Bahaya banget ya
    Sekarang banyak penipuan mengatasnamakan bank
    Sebagai nasabah kita harus hati-hati ya mbak
    Jangan sampai tertipu

    BalasHapus
  19. Terima kasih banget, teh informasinya.
    Aku pernah diadukan Ibu mengenai klik link ini, tapi karena sama-sama sanksi, jadi ibu gak klik link dan lebih memilih ke kantor bank cabang terdekat.
    Tapi kini semakin canggih yaa.. Membuat berbagai macam kemungkinan yang memudahkan orang untuk percaya dengan penipuan yang mereka bikin.

    BalasHapus
  20. Wah tadi di beberapa WA ada BC soal penipuan BCA ini juga. Emang ya zaman sekarang nih ada aja cara orang mencari uang gak peduli halal haram. makanya jd nasabah bank kudu cerdas, kudu tahu kontak bank yang asli dan jangan sampai tergiur iming2 apa2 yang menggiurkan. Kalau ada yg kirim2 ini apalagi no wa-nya beda mending skip aja.

    BalasHapus
  21. Ngeri sekarang kalau mengakses link tidak jelas. Bagi orang yang baru mengenal akses internet dan hape pintar, bisa terjebak dengan mudah. Pentingnya meng-upgrade diri sendiri sebelum meng-upgrade perangkat smartphone.

    BalasHapus
  22. Urusan penipuan yang mengatasnamakan bank memang meresahkan banget sih. Aku beberapa kali juga dapat pemberitahuan bohong mengenai apalah yang mengatasnamakan bank BCA. Cuma seringnya ku abaikan sih. Minimal beberapa tips di atas kulakukan lah.

    BalasHapus
  23. wah, adakah link palsu BCA mobile? Saya sudah bertahun-tahun pakai ini alhamdulillah gak pernah ada masalah palsu seperti bank biru. Bagaimana pun kita harus waspada tingkat tinggi ya Mba Nia. Aku sih gak pernah angkat nomor unknown, kecuali ada pemberitahuan dari mereka via WA misalnya sebelumnya bahwa akan menghubungi.

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di blog saya. Maaf, karena semakin banyak SPAM, saya moderasi dulu komentarnya. Insya Allah, saya akan berkunjung balik ke blog teman-teman juga. Hatur tengkyu. :)