16.5.17

Dengan Disney Princess Bracelet, Semua Bisa Jadi Princess


Impian semua anak perempuan di dunia dari dulu hingga sekarang kayaknya sama. Menjadi seorang putri alias princess. Begitu juga dengan anak perempuan saya, Reihana. Sejak kecil, dia sangat suka dengan karakter princess yang ada di film-film Disney. Dari mulai karakter Snow White, Belle, Ariel, Aurora, Cinderella, Jasmine, hingga Rapunzel. Gak heran, ke mana pun saya pergi, dia pasti nitip untuk beli pernak-pernik bergambar karakter Disney Princess ini. Apalagi kalo perginya barengan. Saat nemu pernak-pernik bergambar Disney Princess ini, udah deh, dia rela gak beli apa pun, bahkan rela gak dikasih uang jajan sekolah, asal pernak-pernik Disney Princess yang ditemuinya itu bisa dia bawa pulang.

Laptopku Sayang, Laptopku Malang


Temen-temen, boleh nanya, gak? Boleh, ya, plis! Hehehe… kalem, bukan soal Matematika, kok. Pertanyaannya mudah saja. *Apaan sih?* Begini, laptop yang temen-temen pake sekarang, umurnya udah berapa lama? Setahun? Dua tahun? Lima tahun? Atau berapa? Kalo laptop saya, yaitu laptop yang saya pake sekarang, umurnya sudah 7 tahun. Iya, begitu saya resign kerja kantoran akhir tahun 2009, di awal tahun 2010, suami ngasih kado laptop yang sekarang. Jadinya, meski secara de jure *halah* saya sudah pengangguran, secara de facto *ehem*, saya tetep bekerja. Dobel malah kerjanya. Ya ibu rumah tangga yang kerjanya ngurusin tetek bengek rumah, ya buruh tulas-tulis. 

12.5.17

Pentingkah Keterampilan Sosial Anak?


Siang itu saya tergesa-gesa berdandan. Mumpung Zaudan, anak nomor 3 saya yang usianya 5 tahun, dibawa pergi ke warung sama tetehnya. Yap, saya mau pergi diam-diam ke pasar. Bukan apa-apa, Zaudan itu sedikit cengeng. Lihat saya berdandan sedikit saja, dia pasti merengek pengin ikut. Jangankan ke pasar, ke warung sebelah aja minta ikut. Padahal adiknya yang masih 2 tahun, biasa aja tuh. Gak pernah merengek-rengek. Paling-paling, dia hanya minta dibeliin es krim atau permen kalo saya pergi.