Bagaimana tidak, ASUS yang kita kenal sebagai brand dengan produk-produk yang keren, saat itu menghadirkan inovasi yang canggih bin mutakhir di lini laptop flagship-nya. Luar biasa, laptop-laptop yang diperkenalkan spek dan performanya melebihi laptop-laptop merk lain yang sekelasnya. Kuy simak tulisan ini sampe selesai ya, Insya Allah… tulisannya bisa menambah wawasan manteman semua.
ASUS Bandung Media Gathering
Pada hari Rabu, 19 Agustus 2026 yang lalu, sekitar pukul 11.00 WIB, saya sampai di tempat event ASUS Bandung Media Gathering berlangsung. Tepatnya di ruang AKASA 2, De Java Hotel, Jalan Sukajadi, Bandung. Undangan untuk Blogger Bandung yang seyogyanya pukul 12.00 WIB membuat saya datang lebih awal dari teman-teman blogger yang lain. Kebetulan juga, karena saat itu acara masih untuk para awak media, jadinya saya sempat keliling-keliling di sekitaran tempat acara.
Satu per satu teman-teman blogger yang lain datang. Kami pun langsung menyantap hidangan coffee break yang disediakan. Tak lupa, jeprat-jepret gambar tentang acara saat itu, lengkap dengan banner-bannernya sempat kami ambil. Setelah itu, kami pun dipersilakan untuk mangambil makan siang. Ya, di undangan yang kami terima, event tersebut memang dimulai dengan acara makan siang.
Selesai makan dan shalat, kami para blogger pun masuk ke acara utama event ASUS Bandung Media Gathering. Sambutan dan juga paparan yang disampaikan, kami simak secara serius namun tetap santai.
ASUS ExpertBook Ultra, Laptop Bisnis Flagship dengan Kinerja dan Keamanan yang tanpa Kompromi
Dalam dunia bisnis modern seperti sekarang, memilih perangkat komputasi yang bisa mengakomodasi segala keperluan haruslah tepat. Perangkat ini tak hanya mampu memfasilitasi urusan departemen TI saja. Investasi strategis untuk perusahaan juga harus diperhatikan. Karenanya, laptop bisnis terbaik sangat dibutuhkan semua orang yang bergelut dengan dunia bisnis. Tak hanya laptop yang menawarkan performa komparatif, tetapi jauh lebih daripada itu.
Ya betul, laptop bisnis itu harus punya tingkat keamanan yang tinggi. Akan tetapi mobilitasnya juga harus tetap diperhatikan. Di zaman yang serba AI, laptop bisnis integrasi kecerdasan buatannya harus canggih dan mulus. Nah ASUS, baru-baru ini mengeluarkan produk laptop flagship yang masuk ke dalam kriteria tersebut. Laptop tersebut adalah ASUS ExpertBook Ultra yang tagline-nya, “The Flagship of the Industry. Period.”
![]() |
| ASUS ExpertBook Ultra varian warna Jet Fog |
Gak percaya? Di event ASUS Bandung Media Gathering minggu lalu itu, kami para blogger melihat demonya secara langsung. ASUS ExpertBook Ultra diuji satu per satu kehebatannya dengan laptop flagship dari brand lain yang selama ini mendominasi lini laptop bisnis. Dari mulai Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 13 Aura Edition, Dell Latitude 7450 Premium, HP EliteBook Ultra G1i AI 14, serta laptop yang selama ini jadi ikon efisiensi daya, yang tidak lain dan tidak bukan adalah Apple MacBook Air M4 13 inci. Daari apa yang kami lihat dan kami dengar sendiri, semuanya terbukti. ASUS ExpertBook Ultra memang menawarkan kemampuan yang jauh lebih baik dari laptop flagship brand-brand lain tersebut secara signifikan.
![]() |
| ASUS ExpertBook Ultra disandingkan dengan laptop kompetitor |
ASUS ExpertBook Ultra, Standar Baru Komputer Bisnis Premium
Eric Khoven, yang merupakan Commercial Director ASUS Indonesia mengatakan,
“Sebagai fondasi era baru Copilot+ PC, ASUS ExpertBook Ultra mengandalkan prosesor hingga Intel Core Ultra X9 Processor 388H generasi terbaru yang dipadukan dengan Neural Processing Unit atau NPU yang mampu menghasilkan performa hingga 50 Trillion Operations Per Second (TOPS),”
Tak cukup sampai di situ, Eric juga menambahkan bahwa saat ini, produk-produk laptop flagship brand lain yang mendominasi pasaran di Indonesia itu masih menggunakan Intel Core Ultra 7 Series 2 yang menghasilkan performa AI NPU hingga 48 TOPS. So, apa yang ASUS bekali pada produk ASUS ExpertBook Ultra jelas adalah langkah yang sulit diikuti produk sekelas dari brand lain.
“Jika dihadapkan pada skenario multitasking korporat, seperti rapat maraton via Teams sembari mengolah ribuan baris data di Excel dan melakukan supervisi ratusan halaman laporan PowerPoint, ASUS ExpertBook Ultra dapat menjalankannya tanpa masalah,” tambah Eric. “Saat mengaktifkan notulen otomatis berbasis AI, efisiensi chip yang digunakan juga sangat terasa,” tambahnya.
Fitur ASUS AI ExpertMeet pada ASUS ExpertBook Ultra juga mampu memproses transkripsi, menerjemahan bahasa, serta mengoptimasi kamera web secara langsung di dalam NPU. Dengan begitu, jadinya prosesor ASUS ExpertBook Ultra itu bisa tetap dingin. Daya baterai utama juga tidak banyak terkuras. Kekuatan pemrosesan AI lokal pun juga jauh mengungguli laptop flagship kompetitornya.
ASUS ExpertBook Ultra juga memiliki tools Zenni Claw. Fitur ini mampu melakukan agentic AI, baik secara lokal ataupun melalui cloud. Caranya bisa dengan menghubungkan tools pada Anthropic, OpenAI, ataupun Google Gemini.
Hal yang paling kentara dari keunggulan ASUS ExpertBook Ultra tentu saja adalah penggunaannya secara langsung saat dibawa bekerja secara mobile. Mobilitas sangat tinggi.
Erik Khoven mengatakan bahwa jika laptop ini dibawa untuk presentasi mendadak di area luar ruangan kafe atau bandara, di mana tempat-tempat tersebut memiliki paparan cahaya matahari langsung yang akan membuat silau layar laptop, nah ASUS ExpertBook Ultra, dengan terobosan layar Tandem OLED yang berukuran 14 inci dengan tingkat kecerahan puncak yang hingga mencapai 1400 nits akan membuat apa yang kita presentasikan tetap cerah, jernih, tajam, dan terbaca dengan sempurna tanpa gangguan refleksi cahaya matahari. Entah itu dokumen hukum, grafik finansial, ataupun teks presentasi Kenyamanan visualnya jauh lebih unggul dari yang ditawarkan oleh laptop flagship kompetitor.
Dan jangan salah, menurut Eric, teknologi Tandem OLED ini juga tidak hanya menggandakan kecerahan layar, usia pakai panel layar juga bisa lebih panjang karena risiko burn-in yang selama ini menghantui layar OLED konvensional bisa diminimalkan.
ASUS ExpertBook Ultra, Laptop Superkuat dengan Keamanan Komprehensif
Ini yang membuat kami para blogger terperangah di event lalu itu. Dalam salah satu demonya, kekuatan ASUS ExpertBook Ultra dipertontonkan. Bagaimana mungkin kami semua tidak terperangah. Bayangkan saja, laptop yang bobotnya hanya 1,1 kg tersebut ditindih dengan beban seberat 100 kg di atasnya. Jika bukan karena materialnya yang superkuat, sangat mustahil sebuah laptop bisa tetap utuh dan tetap bekerja maksimal. Kekuatan ini tentu saja berkat sasis premium yang memenuhi standar militer US MIL-STD 810H. Ketangguhan fisiknya luar biasa, dengan estetika yang tetap terjaga.
![]() |
| ASUS ExpertBook Ultra yang tahan ditindih berat 100 kg dan tahan ditumpahi air |
Kenapa ASUS ExpertBook Ultra menggunakan material yang superkuat ini? Hal ini didasarkan pada pengalaman dari laptop bisnis yang sering kali ditempatkan di dalam tas dan lalu terhimpit dokumen-dokumen lain saat dalam perjalanan bisnis. Jika hanya menggunakan material biasa, bisa dipastikan laptop cepat rusak dan kinerjanya pun tidak bisa maksimal.
Untuk fitur keamanannya, ASUS ExpertBook Ultra menggunakan sistem proteksi ASUS ExpertGuardian. Sertifikasi NIST Level-4 yang diusungnya akan membuat ASUS ExpertBook Ultra melakukan enkripsi data berlapis di level perangkat keras. Jelas, ini akan menjamin aset digital dan data sensitif perusahaan tidak mudah diretas sekalipun SSD-nya diambil dan dipasang ke laptop lain.
Spesifikasi ASUS ExpertBook Ultra (B9406CAA)
Berikut ini spesifikasi lengkap dari ASUS ExpertBook Ultra.
Nama Model |
ASUS ExpertBook Ultra (B9406CAA) Mobile workstation ultra-portabel yang menghancurkan batas antara portabilitas laptop sub-1kg dan performa setara desktop, bertindak sebagai instrumen ROI tanpa kompromi untuk pemimpin enterprise.
|
Sistem Operasi |
Windows 11 Pro / Home / Pro Education (64-bit)
|
Prosesor & Komputasi AI (CPU & NPU) |
Hingga Intel® Core™ Ultra X9-388H (Opsi: X7-358H, U7-356H, U5-325) · NPU: Dedicated 50 TOPS Neural Processing Unit · Total Platform: Hingga 180 TOPS. · TDP: 50W Sustained Thermal Design Power via ASUS ExpertCool Pro Technology. NPU 50 TOPS memungkinkan eksekusi interferensi LLM berat secara lokal sepenuhnya dan tanpa latensi, terjemahan real-time, dan tugas AI generatif tanpa bergantung pada cloud—memastikan privasi data ketat dan memangkas biaya komputasi cloud. TDP 50W tanpa throttling memungkinkan multitasking selevel workstation di sasis tipis 10,9mm.
|
Grafis (GPU) |
Hingga Integrated Intel® Arc™ B390 (12 Xe Cores) Arsitektur heterogen memungkinkan GPU terintegrasi ini untuk mengungguli GPU diskrit NVIDIA RTX 4050 (pada TGP 30W) hingga ~35% dalam 3DMark Time Spy. Profesional dapat dengan mudah menangani pengeditan video 4K, visualisasi data 3D yang kompleks, dan akselerasi grafis AI paralel langsung secara on-device.
|
Memori (RAM) |
Hingga 64 GB LPDDR5x @ 9600 MT/s Melampaui standar 8533/8448 MT/s pada pesaing, bandwidth sangat cepat 9600 MT/s melenyapkan hambatan data. Ini memastikan NPU dan GPU dipasok data secara konsisten, memberikan respons instan saat menjalankan berbagai mesin virtual atau set data masif.
|
Storage (SSD) |
Hingga 2 TB M.2 PCIe® Gen 5.0 x4 NVMe (Opsi OPAL 2.0 SED) Secara harfiah dua kali lipat lebih cepat dari SSD Gen 4 yang digunakan oleh pesaing utama. Kecepatan 14.000+ MB/s ini berarti gigabyte model AI lokal, raw footage 8K, dan lingkungan perangkat lunak berat dapat dimuat dalam hitungan milidetik. Enkripsi OPAL tingkat perangkat keras menjaga IP perusahaan terkunci secara kriptografis seandainya drive tersebut dicuri.
|
Teknologi Layar (Tandem OLED) |
14" 16:10, 3K (2880 x 1800) 120Hz Anti-glare Touchscreen Tandem OLED · Metrik: 30-120Hz VRR, 1400 nits HDR Peak, 600 nits SDR, 960Hz native PWM, 100% DCI-P3, Delta-E < 1, VESA DisplayHDR True Black 1000.
|
Teknologi Layar (Polymer OLED) |
14" 16:10, 3K (2880 x 1800) Touchscreen POLED · Metrik: 120Hz refresh rate, 1000 nits HDR, 450 nits SDR, 720Hz native PWM.
|
Glass & Anti-Glare Tech |
Corning® Gorilla® Glass Victus + Corning® Gorilla® Matte · Metrik: 19 GU (Gloss Units), 80% pengurangan silau, 50% pengurangan kerlip.
|
Thermal System |
ASUS ExpertCool Pro Technology · Arsitektur: Kipas bantalan dinamis fluida ganda, 97 bilah Polimer Kristal Cair (0,15mm), sirip heatsink aluminium ultra-tipis 0,1mm, tekanan udara positif crosswind (+12% tekanan pusat). · Akustik: <20dB (Mode Whisper, 15W CPU TDP), <28dB (Mode Standard, 25W CPU TDP), <42dB (Mode Performance, 45W CPU TDP). Mencegah thermal throttling bahkan ketika layar ditutup dan masuk docking. Anda mendapatkan 25W daya murni hampir dalam keheningan total (<28dB), memastikan suasana rapat direksi atau perpustakaan yang sangat profesional dan tanpa distraksi.
|
Keyboard |
Full-size, Backlit, Water Spill-Resistant dengan Lapisan UV Khusus · Metrik: Key travel 1,5 mm, key pitch 19,05mm, key dish 0,2mm. Mempertahankan travel dalam layaknya desktop 1,5mm (mengalahkan rata-rata industri 1,1mm) agar tidak lelah mengetik. Lapisan UV spesifiknya menyajikan sentuhan tanpa kilap nan sutra lembut yang tahan menepis sidik jari, noda kotoran, bahan pembersih kimia. LED Mic/Mute spesifik menghindari rasa malu saat conferencing.
|
Touchpad |
110 cm² Edge-to-Edge Glass Haptic Touchpad · Perangkat Keras: AAC haptic motor, 6 sensor gaya independen. Meniadakan mekanisme engsel kuno. Keenam sensor memberikan feedback tekanan yang seragam, simetris dan sama sekali diam (silent) dimanapun jari ditekan. Sentuhan gestur meluncur (slide gestures) otomatis mengatur cerah layar dan kelantangan suara membebaskan pencarian tombol Function.
|
I/O Ports |
· Kiri: 1x Thunderbolt™ 4 (40Gbps, 4K, PD3.0), 1x USB-A 3.2 Gen2 (10Gbps), 1x HDMI 2.1 TMDS (4K@60Hz), 1x 3.5mm combo jack. · Kanan: 1x Thunderbolt™ 4 (40Gbps, 4K, PD3.0), 1x USB-A 3.2 Gen2 (10Gbps). Mobilitas bebas-dongle seutuhnya. Melalui port kecepatan tinggi Type-C dan Type-A di kedua belah perangkat, kaum profesional leluasa menyematkan pernak-pernik gawai apa pun terlepas posisi meja.
|
Wireless & Antennas |
Triple-band 2x2 Wi-Fi 7 (802.11be) + Bluetooth® 6.0 dengan LDS · Metrik: Integrasi antena 3D Laser Direct Structuring (LDS) membuahkan 43% perbaikan efisiensi pada gelombang 5GHz & 6GHz. Dengan mencetak langsung ke atas plastik pembuangan angin, interferensi baja sasis sanggup terhindarkan. Hal ini menumbuhkan pilar gelombang utuh, tanpa rontok di area semrawut nan padat misal ruang tunggu VIP maupun ajang teknologi mumpuni.
|
Audio & Mikrofon |
6-Speaker Spatial Audio dengan Dolby Atmos · Perangkat Keras: 2x 3411 Dual-diaphragm 5cc woofers, 2x 1610 tweeters, 2x Cirrus CS35L56 Smart Amps, 1x Cirrus CS42L43 DAC. · Metrik: 95dB peak loudness. Menghancurkan kualitas audio rata-rata ultrabook (menyentuh 95dB vs 85dB pesaing). Penataan tumpuk woofer/tweeter menyerukan bass melimpah bertabur rentang vokal tajam. Saat digabung mikrofon Noise-Canceling AI berbasis "VoicePrint", Anda siap menuntaskan hybrid meeting di kafe gaduh tanpa perlu menggunakan headset.
|
Baterai & Pengisian Daya |
70 Wh, 4-cell Li-Polymer (Arsitektur 2S2P) · Metrik: Daya hidup baterai hingga 26 jam. 50% daya dalam 30 menit. Mendukung input 5V-20V full range charge. Penyemaian 2S2P (2-series, 2-parallel / 7.8V) mengamankan kebocoran pertukaran sirkuit di fase konversi DC-DC. Mengapit dukungan listrik full-range 5V-20V, top-up bebas merdeka dimanapun berbekal sumber daya soket maskapai bangku penerbangan komersil maupun power bank saku.
|
Keamanan Enterprise |
ASUS ExpertGuardian & NIST SP 800-193 Compliance · Perangkat Keras: ASUS Security Processor, Dual Self-healing BIOS ROM, Discrete TPM 2.0 (FIPS 140-2), Microsoft Pluton, Match-on-Chip Fingerprint, Windows Hello IR, Physical Webcam Shield, Chassis Intrusion Alert. Kompilasi kualifikasi PC Secured-Core Windows dari awal rilis kardus. Kepatuhan NIST SP 800-193 menangkal telak penginfeksi UEFI bandel layaknya LoJax dari mengunci data vital perusahaan diam-diam.
|
Sasis & Durabilitas |
CNC AZ31B Magnesium-Aluminum dengan ASUS Nano Ceramic Technology · Metrik: Kekerasan 9H. MIL-STD-810H (24 prosedur). 157 Tes ASUS (50 Ribu ayunan engsel, tekanan setara 100 Ribu sentuhan tangan). Paduan logam kedirgantaraan menguras massa berat sebanyak 34%. Oksidasi keramik PEO menajamkan toleransi gesek hingga lima lapis atas rata-rata sasis metal konvensional. Laptop sanggup mematahkan skema hitungan TCO dan abadi dari penganiayaan enterprise.
|
Dimensi & Bobot |
31.09 x 21.28 x 1.09 cm · Versi POLED: 0,99 kg · Versi Tandem OLED: 1,09 kg Representasi final "Featherlight.". Profilnya lebih mungil melampaui rentang para rival ukuran setara; mengusir keletihan pundak dan tangan, namun tetap memangku kinerja utuh.
|
Gimana? Keren Sangat, Bukan?!
Melihat, mencoba, dan menyimak semua pemaparan di event ASUS Bandung Media Gathering minggu lalu itu sungguh membuat saya semakin takjub dengan ASUS. Produk di semua lininya, yang selama ini saya lihat, coba, dan simak dengan mata kepala sendiri, tak pernah gagal membuat saya mengangkat 2 jempol. Terlebih untuk produk laptop flagshipnya ini. Wow… kudu banget deh semua pebisnis punya laptop kayak gini. Selain bisa mengakomodasi semua kebutuhan komputasi yang modern dan ganggih, keamanan serta mobilitasnya juga sangat keren. Harganya sebanding dengan apa yang ditawarkannya. Untuk bisnis mah, yang begini itu adalah investasi demi keberlangsungan dunia bisnis itu sendiri.
Semoga deh, semua orang yang bergelut dengan dunia bisnis mampu memaksimalkan manfaat ASUS ExpertBook Ultra ini. Supaya bisnisnya bisa semakin maju. Dan untuk ASUS, terus berinovasi ya. Semoga produk-produk ASUS di lini bisnis bisa naik ke posisi #1 dalam waktu yang cepat. Aamiin ya rabbal alamin!
![]() |
| ASUS Bandung Media Gathering x Blogger Bandung |
.jpg)



.jpg)


.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di blog saya. Maaf, karena semakin banyak SPAM, saya moderasi dulu komentarnya. Insya Allah, saya akan berkunjung balik ke blog teman-teman juga. Hatur tengkyu. :)