29.6.16

#TropicaPeduli, Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-anak Panti Asuhan


Bagi umat muslim, selain sebagai Syahru Shiyam (bulan berpuasa), bulan Ramadan juga dikenal sebagai Syahru Muwasah. Yaitu bulan bersimpati, menolong, berbagi, dan bersedekah dengan sesama. Terutama dengan meraka yang membutuhkan atau fakir miskin. Dan bersedekah ini, termasuk salah satu dari amal utama di bulan  yang sangat mulia tersebut.

Itu juga kiranya yang melandasi semua orang berlomba-lomba bersedekah di bulan Ramadan. Tak hanya orang per orangan, bahkan lembaga dan perusahaan banyak melakukan kegiatan CSR berupa sedekah di bulan Ramadan. Tak terkecuali dengan Kedai Martabak Tropica. Meski bukan perusahaan atau lembaga besar, jiwa sosial kedai ini tidak perlu diragukan lagi.

Masih ingat dengan program donasi Kedai Martabak Tropica yang menyisihkan uang seribu rupiah, dari tiap loyang yang terjual untuk anak-anak penderita kanker beberapa waktu lalu? Nah, meskipun program tersebut masih berlangsung, di bulan suci Ramadan ini, Kedai Martabak Tropica juga membuat #TropicaPeduli yang lain, yaitu program yang berupa pemberian martabak ke sejumlah panti asuhan yang ada di sekitar kedai. Tujuannya tentu, berbagi kebahagiaan dengan mereka yang kekurangan. Yang mungkin dalam kesehariannya tidak bisa mencicipi enaknya Martabak Tropica.

Adalah Panti asuhan Taman Harapan Muhammadiyah dan Panti Asuhan An-nida Rosada yang merupakan contoh dari dua panti yang didatangi Kedai Martabak Tropica. Panti yang beralamat di jalan Nilem nomor 9 dan di jalan Karapitan ini, saat berbuka puasa tanggal 21 dan 22 Juni 2016 lalu, mendapat kejutan sekian puluh loyang Martabak Tropica. Ya, martabak premium yang harganya dianggap 'mahal' kalangan tertentu itu, diberikan cuma-cuma bagi anak asuh panti-panti tersebut. Dan tentu saja, para anak panti dan pengurusnya senang dan bahagia.

Berbagi Martabak Tropica di Panti Asuhan Taman Harapan Muhammadiyah

Berbagi Martabak Tropica di Panti Asuhan An-nida Rosada

Sebagai orang luar, lagi-lagi saya terperanjat. Iya, seperti halnya program donasi bagi anak-anak kanker yang waktu lalu sudah diberikan, dan sekarang masih berlangsung, program pemberian sekian puluh loyang martabak ini sungguh mengherankan. Bagaimana tidak, program-program kemanusiaan Kedai Martabak Tropica ini mirip dengan program-program yang dijalankan perusahaan-perusahaan besar. Padahal kan, jika dilihat sepintas, Kedai Martabak Tropica tidaklah sebesar perusahaan-perusahaan raksasa itu. Apalagi mengingat penjualan martabak kedai tersebut (yang sepertinya) di bulan puasa ini mengalami penurunan. Iya, saya memang tak punya angka pasti perbandingan penjualan di bulan biasa dan di bulan Ramadan. Iya, saya memang sok tahu. Tapi logikanya, di bulan puasa seperti ini, seberapa banyak sih yang jajan martabak? Jam makan kita kan terbatas. Banyak dari kita yang lebih memilih berbuka puasa di rumah dan menyantap makanan berbuka yang menurut saya masih klasik. Es campur, sop buah, aneka kolak, dan yang lainnya. Adapun martabak, paling-paling beli kalau benar-benar kepengen saja. Atau saat tak sengaja melintas kedainya. Tak seperti di bulan lain yang bisa makan kapan saja. Dan Kedai Martabak Tropica-nya pun buka sejak siang. Apa gak rugi tuh? Mana menjelang Lebaran nanti Kedai Martabak Tropica juga harus memberi THR bagi para pekerjanya?

Di sinilah bedanya Kedai Martabak Tropica dengan tukang martabak yang lainnya. Kedai Martabak Tropica tidak semata-mata mencari untung saja. Tapi jauh lebih dari itu. Seperti yang pernah saya tulis sebelumnya, bahwa untuk membantu sesama, bahwa untuk berbagi dengan yang lain, itu tidak perlu menunggu sampai besar dan mampu. Berbagi dan berdonasi itu bukan masalah MAMPU, tetapi MAU. Mungkin keuntungan di bulan Ramadan memang turun drastis, tapi kepedulian terhadap sesama jangan sampai terkikis. 

Sebagai konsumen Kedai Martabak Tropica, saya tentu merasa bangga. Kenapa begitu, sebab secara pribadi, saya belum mampu berbagi. Dan setidaknya, saya membelanjakan uang saya pada produsen yang peduli. Semoga saja, apa yang dilakukan Kedai Martabak Tropica bisa menginspirasi para pengusaha lain. Berbagi sedikit keuntungan untuk mereka yang membutuhkan. Ya, semoga saja.

4 komentar:

  1. Senangnya bisa berbagi dengan sesama pada bulan ramadhan ini ya Mba.. Mudah2an barokah..

    BalasHapus
  2. semoga berkah yaa martabak tropica :), semakin laku, aamiin

    BalasHapus
  3. Semoga berkah berbagi nya dan di beri rejeki yg berlimpah martabak tropica nya makin larissss

    BalasHapus
  4. wah pasti anak-anak suka sekali ya dapat sesuatu yang bisa mereka makan bersama2

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di blog saya. Maaf, karena semakin banyak SPAM, saya moderasi dulu komentarnya. Insya Allah, saya akan berkunjung balik ke blog teman-teman juga. Hatur tengkyu. :)