Tampilkan postingan dengan label investasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label investasi. Tampilkan semua postingan

7.6.22

11 Tips Memilih Broker Terbaik untuk Trading


Jika waktu dapat diputar ke masa sebelum terjadinya pandemi, apa yang akan teman-teman lakukan? Kalau saya, pasti akan berinvestasi. Baik itu investasi secara finansial maupun investasi kesehatan.

Kenapa demikian, sebab pandemi mengajarkan saya bahwa hidup sangat tak bisa diprediksi. Sebanyak apapun harta yang kita miliki, selancar apapun bisnis yang kita lakukan, dan sebesar apapun penghasilan yang kita dapat, saat tak diinvestasikan, semuanya bisa habis. Semuanya bisa lenyap.

21.3.22

Tips Berinvestasi yang Aman dan Nyaman


Siapa yang gak kenal Indra Kenz dan Doni Salmanan? Siapa pun itu, kini pasti mengetahuinya. Bagaimana tidak, sekarang keduanya sedang naik daun. Bukan karena prestasi yang membanggakannya di dalam menjadi Crazy Rich muda Indonesia. Keduanya justru lebih dikenal karena predikatnya sebagai Afiliator Judi Online

9.6.20

Generasi Digital Melek Investasi Berkat digibank By DBS


Investasi adalah cara yang sangat tepat untuk menyiapkan dana masa depan bagi anak dan keluarga. Jika orang tua hanya berinvestasi dengan membeli emas, tetapi generasi digital yang dikenal dengan sebutan gen milenial lebih melek investasi berbasis teknologi. Semua dilakukan secara online, tidak perlu tatap muka. Investasi yang dilakukan adalah pembelian saham, obligasi, dan reksadana. Perbankan khususnya Bank DBS Indonesia menawarkan investasi dengan imbal hasil yang menguntungkan. Pelayanan yang diberikan benar-benar memudahkan seluruh transaksi. Bahkan, saat ini ada aplikasi yang bernama Aplikasi digibank by DBS.

5.3.19

Ingin Investasi Tanah? Berikut Cara Agar Tanah Dijual Dengan Cepat

Cara-Agar-Tanah-Dijual-Cepat

Tanah merupakan salah satu investasi favorit masyarakat Indonesia sejak dulu. Banyak sekali orang memilih tanah sebagai investasi masa depan. Karena memang, tanah merupakan salah satu properti yang harganya tidak pernah turun. Malah meningkat setiap tahunnya. Selain itu, berinvestasi tanah juga dirasa cukup aman dan cukup mudah. Tidak perlu melakukan banyak perawatan ketika kita berinvestasi berupa tanah.

28.11.16

Tentang Investasi


Teman-teman, beberapa waktu lalu ngikutin berita di televisi dan internet, gak? Itu tuh, soal rush money. Pasti ngikutin, ya. Duh, saya mah dek-dekan deh ngikutinnya. Bukan apa-apa, takut dolar naek, euy. Tahu sendiri, ya, dolar naek tea atuh bikin pusing. Sembako bakal pada naraek, barang-barang lain pun ikut-ikutan. Pokokna mah, dijamin bikin ibu-ibu rumah tangga macam saya pusing ngatur-ngatur duit. Tapi Alhamdulillah deh, rush money berhasil dicegah, dan kekacauan ekonomi yang ditakuti, gak terjadi.

13.10.16

Penggandaan Uang, Kaya Raya, dan Berinvestasi


Teman-teman, berita yang saat ini jadi headline di tv dan internet, bener-bener bikin saya gak habis pikir deh. Teman-teman juga, kan? Iya, itu tuh, berita penggandaan uang yang dilakukan Dimas Kanjeng. Duh, hari gini masih percaya dengan hal-hal begituan? Plis deh!

Ya, banyak uang memang impian semua orang. Tapi, gak mesti jadi gelap mata juga kan, ya? Dan yang bikin kaget, gak cuma Dimas Kanjeng aja. Sejak beliau ditangkap, bermunculan dukun-dukun sejenis itu. Bisa menggandakan uanglah, bisa menemukan emas batanganlah, dan yang lainnya. Semuanya bener-bener gak masuk akal. Masa iya sih ada manusia bisa menggandakan uang dan menemukan emas batangan? Kalo sama uang dan emas palsu sih iya, saya percaya. Dan memang begitu kan modusnya. Mereka akhirnya ketahuan melakukan penipuan.

7.8.16

Bright Advisor, Tempat Curhat Masalah Keuangan untuk Masa Depan


Temen-temen, saat libur panjang beberapa waktu yang lalu, temen-temen pada ngabisinnya di mana, sih? Pasti pada mudik ke kampung halaman, ya? Udah gitu, main ke tempat wisata, ke laut, ke gunung, dan juga ke mall di kota kampung halaman temen-teman, kan? Wuih keren, sebagian dari temen-temen juga ada yang ke luar negeri, ya? Pasti, libur panjang kemaren itu sangat berkesan bagi temen-temen semua. Kok saya bisa tahu? Ya tahulah, foto-foto temen-temen di media sosial kan menunjukkannya. Jujur, alih-alih mupeng, saya malah kagum sama temen-temen semua. Kemampuan mengatur keuangan temen-temen pasti hebat-hebat. Semua tergambar jelas saat libur panjang kemaren itu.

Saya justru sebaliknya. Libur panjang kemaren, gak dihabiskan di banyak tempat wisata. Selain gak mudik karena memang gak punya kampung halaman, saya juga gak main ke tempat wisata mana pun. Sebabnya… saya saat itu sedang ngirit. Iya, ngirit! Libur panjang kemaren itu, kan selain merupakan libur Lebaran, juga adalah libur akhir tahun ajaran anak-anak sekolah. Jadi sudah pasti, di akhir liburan, dan menyambut tahun ajaran baru, saya harus banyak persiapan uang untuk keperluan sekolah. Dari mulai biaya daftar ulang; beli seragam baru; beli sepatu; hingga ke beli buku paket, buku tulis, dan alat-alat lainnya. Apalagi ada dua anak. Biaya persiapan tahun ajaran baru jadi dobel. Nah makanya, boro-boro kepikiran untuk berwisata ke sana ke mari, untuk kebutuhan Lebaran saja, saya sebisa mungkin meminimalkannya. Dan kebutuhan anak-anak sekolah menjadi prioritas saya kemaren itu.

3.5.16

KlikMAMI, Sebuah Kemudahan Berinvestasi di Ujung Jari


Anda pernah ngerasa desperate dalam berinvestasi? Saya pernah. Sering bahkan. Iya, dimulai sejak baru menikah, saya mencoba menyisihkan uang gaji suami untuk ditabung. Tahu sendirilah ya, ketika sudah menikah, banyak banget hal yang ingin dimiliki dan diwujudkan. Dari mulai rumah tinggal beserta isinya, kendaraan pribadi, hingga ke dana pendidikan untuk anak-anak. Semua jelas membutuhkan uang yang tak sedikit. Desperate-nya di mana? Di mana lagi kalau bukan tidak pernah terkumpulnya uang yang diharapkan itu. Betul, di dalam perjalanannya, selalu saja ada alasan yang membuat uang tabungan itu berkurang. Dan malah sampai habis.

Menabung Bukanlah Berinvestasi
Ini yang keliru. Saya kira menabung itu sama dengan berinvestasi. Salah besar. Menabung itu lebih kepada menyisihkan uang dan disimpan begitu saja. Uang tabungan, jika jumlahnya sedikit, dalam kurun waktu tertentu bukannya bertambah banyak, justru semakin sedikit. Dan jika jumlahnya banyak, pertambahan uangnya juga relatif sedikit. Adapun berinvestasi itu adalah mengeluarkan sejumlah uang untuk kemudian uang itu bisa aktif menghasilkan. Jadi dalam kurun waktu tertentu, uang itu bisa bertambah banyak. Sekali pun jumlah awalnya sedikit. Salah besar deh jargon yang selama ini kita pegang. Menabung bisa bikin kaya. Dan yang benar, berinvestasilah yang bikin kaya.