badge

30.1.13

Gerardus Mercator de Rupelmonde (1512 – 1594), Bapak Atlas Dunia


Di zaman seperti sekarang, sangat mudah bagi kita untuk melihat peta negara-negara di dunia. Cukup membuka atlas, ataupun melihat bola dunia (globe), dengan cepat kita bisa menunjuk negara beserta tata letaknya di belahan bumi ini. Adalah Gerardus Mercator (1512 – 1594) seorang ahli geografi yang paling berjasa dalam pembuatan peta atau yang biasa kita sebut sebagai atlas.
            Gerardus Mercator lahir pada 5 Maret 1512 di Rupelmonde, Flanders (sekarang Belgia). Orang tuanya,  pasangan Hubert dan Emerentia Kremer merupakan kaum miskin yang mengandalkan hidup dari penghasilannya sebagai pembuat sepatu. Sampai umurnya 5 tahun, Gerard kecil hidup miskin di Gangelt. Setelah itu, di tahun 1518, mereka memulai hidup baru di Rupelmonde.

Hans Berger, Penemu Electroencephalogram (EEG) yang Disia-siakan


Hans Berger adalah seorang professor psikiater dan direktur Klinik Universitas Psikiater Jena dari tahun 1919 sampai dengan tahun 1938. Akan tetapi, dia terkenal bukan karena hal itu. Dia menjadi tokoh dunia akibat kontribusinya yang besar dalam penelitian aktivitas dan kesadaran otak manusia. Penelitian ini bahkan membawanya pada penemuan sebuah alat yang mengubah khasanah ilmu kedokteran. Namanya adalah Electroencephalogram (EEG).

Brainwave, Gelombang yang Keluar dari Otak


Aktivasi otak tengah yang bisa membuat anak-anak biasa menjadi luar biasa pada prinsipnya adalah memakai teknologi gelombang otak. Teknologi gelombang otak ini pertama kali ditemukan oleh Richard Caton. Dalam jurnal medis di Inggris yang dikeluarkan pada tahun 1875, dia menyebutkan bahwa pada belahan otak kelinci dan monyet ditemukan adanya aktifitas listrik.
Penelitian tentang gelombang otak kemudian dilanjutkan oleh Adolf Beck pada tahun 1890. Dalam sebuah artikelnya dia menemukan adanya gelombang listrik pada otak kelinci dan otak anjing. Dia menambahkan bahwa gelombang ini berupa osilasi ritmik yang mirip cahaya.
Penemuan gelombang otak manusia sendiri baru ada setelah seorang ahli fisiologi bernama Hans Berger melakukan penelitian tentang gelombang otak manusia pada tahun 1920.

29.1.13

Midbrain, Si Otak Tengah yang Luar Biasa



Di dalam ilmu Biologi, otak tengah dikenal dengan nama midbrain atau mesencephalon. Otak tengah ini mempunyai fungsi sebagai pembantu koordinasi gerak mata, pengatur pelebaran/penyempitan pupil mata, serta refleks pendengaran. Di samping itu, otak tengah juga mengandung pusat-pusat pengendali keseimbangan dan serabut saraf yang menghubungkan bagian otak belakang dengan bagian otak depan, juga antara otak depan dan mata. Otak tengah merupakan bagian atas batang otak. Jadi, semua serabut saraf yang membawa informasi rangsang akan melewati otak tengah sebelum memasuki thalamus.

Aktivasi Otak Tengah, ‘Menyulap’ Anak Tanpa Mantra



Beberapa bulan belakangan ini, media massa kita sedang dirambahi sebuah fenomena yang menakjubkan. Ya, fenomena ini berupa tayangan dan artikel mengenai anak-anak jagoan dengan mata ditutup. Mereka beratraksi layakanya pesulap cilik. Ada yang mewarnai gambar, ada yang membaca, bermain kartu, bermain catur, bermain rubik, hingga bermain sepeda. Kesemuanya melakukan aktivitas seperti normal saja. Padahal, mata mereka ditutup dengan kain yang cukup tebal. Bagaimana bisa?

Adalah sebuah metode yang disebut sebagai aktivasi otak tengah. Metode ini ditengarai sebagai alasan dibalik kehebatan-kehebatan anak-anak tersebut. Apa sebenarnya aktivasi otak tengah itu? Bagaimana bisa metode tersebut membuat anak-anak menjadi hebat?

Walter ‘Walt Disney’ Elias Disney, Sang Legenda Kartunis Dunia



Siapa orang yang tak kenal dengan Mickey Mouse, atau Donald Duck ? rasanya dari anak-anak hingga orang dewasa tak asing lagi dengan tokoh-tokoh kartun ini. Dan tentu saja setelah itu pasti tak lupa dengan sang pembuatnya yang tak lain dan tak bukan, bapak kartunis dunia, Walt Disney.
            Walt Disney, si pencipta Snow White, Cinderella, Beauty and The Beast,serta Pinocchio ini bernama lengkap Walter Elias Disney. Lahir di Chicago, Illinois, Amerika Serikat, pada 5 Desember 1901. Ayahnya Elias Disney, pria berketurunan Irlandia-Kanada, sedangkan ibunya, Flora Call Disney, berdarah campuran Jerman-Amerika. Walt adalah satu dari 5 bersaudara (4 laki-laki dan 1 perempuan).

28.1.13

Evolusi Penemuan Contact Lens


Di zaman seperti sekarang ini, berbagai informasi tentang ilmu pengetahuan dan teknologi begitu mudah didapat. Dari televisi, radio, internet, buku, majalah, koran ada dimana-mana. Tak heran kebutuhan akan santapan pikiran itu, kini menjadi kebutuhan primer bagi setiap orang.
            Dalam merespon informasi, mata adalah indera pertama kita yang berfungsi sebagai penerima. Tak sedikit dari kita mempunyai gangguan pada organ ini. Dan kacamata menjadi alternatif populer yang menjadi solusinya.
            Dalam perkembangannya, kacamata sudah berubah fungsi. Dari sekedar alat pembantu penglihatan kini menjadi penghias guna menyempurnakan penampilan bahkan menjadi fesyen dalam berkegiatan sehari-hari. Apalagi sejak ditemukannya contact lens atau lensa kontak.

27.1.13

Antonie van Leeuwenhoek, Penyingkap Tabir Dunia Renik



Kuman dan bakteri adalah makhluk yang membuat kita ngeri dan waspada, karena kita tahu banyak diantaranya yang menjadi penyebab berbagai penyakit. Namun sebagian besar dari kita bahkan belum pernah melihat bagaimana sebenarnya bentuk kuman dan bakteri tersebut. Padahal lebih dari 300 tahun yang lalu dengan kemauannya yang keras dan alat yang sederhana, seseorang telah berhasil menggambarkan makhluk yang ukurannya kira-kira sejutaan kali lebih kecil dari manusia itu, dialah Antonie van Leeuwenhoek.
            Secara skeptis mungkin kita bisa berdalih bahwa dia adalah seorang ilmuwan professional yang pintar dan tugasnya memang meneliti hal-hal semacam itu, tapi ternyata tidak. Antonie van Leeuwenhoek sama sekali bukan ilmuwan. Ia adalah seorang pedagang kain dari Delft, sebuah daerah di Belanda. Ia juga berasal dari keluarga pedagang, tanpa harta yang berlimpah, tanpa pendidikan yang ‘wah’, tanpa gelar kesarjanaan, dan tidak menguasai bahasa lain selain bahasa Belanda tulen yang ia gunakan sehari-hari. Namun berkat keterampilan, ketekunan, keingintahuan yang tanpa batas, serta pikirannya yang terbuka dan terbebas dari dogma-dogma keilmuan pada masa itu, Leeuwenhoek berhasil mencatatkan dirinya sebagai orang yang merancang beberapa penemuan terpenting dalam sejarah biologi. Hasil-hasil penemuannya membuat kita sekarang ini sadar bahwa dunia kita ini dikerumuni oleh monster kecil dalam jumlah yang tak terhingga namun tidak kentara dengan mata telanjang.

Waspadai Bahaya Formalin



Akhir-akhir ini masyarakat diharuskan lebih waspada dalam mengkonsumsi makanan. Banyak dijumpai makanan pokok dan jajanan yang mengandung bahan beracun seperti formalin, boraks serta bahan pewarna lainnya. Tahu contohnya, sebagai makanan yang diketahui kaya akan protein dan digemari banyak kalangan, telah lama disinyalir mengandung pengawet sejenis formalin. Tujuh puluh persen tahu yang beredar diduga mengandung pengawet ini.
Penggunaan formalin sebagai pengawet tahu sebenarnya sudah sejak lama terjadi, ini terlihat dari data hasil survey tahun 1993 yang lalu menunjukkan bahwa di DKI Jakarta, 2 dari 7 pasar swalayan (29%) dan 8 dari 14 pedagang di pasar tradisional (57%) menjual tahu berformalin dengan kadar 1,25 sampai dengan 3,86 miligram per 100 gram tahu.
Formalin memang terbukti mampu memperpanjang umur simpan tahu, seperti hasil penelitian Winarno (1978) yang menyatakan bahwa perendaman tahu pada larutan formalin 2 % selama 3 menit saja, terbukti mampu memperpanjang umur simpan tahu sampai 4-5 hari, sedangkan tahu yang hanya direndam air hanya mampu bertahan selama 1-2 hari. Selain itu formalin juga sangat membantu dalam mengenyalkan tahu. Contoh lain dari makanan yang diawetkan memakai formalin adalah ikan laut segar, ikan asin, mie, baso, hingga ayam potong.

Waspadai Infeksi Virus Penyebab Obesitas!



Negara Indonesia memang tidak semaju negara Amerika, sehingga masalah yang timbul tidak sekompleks negara tersebut. Akan tetapi, untuk masalah kesehatan, Indonesia juga tak kalah dengan negara maju termasuk masalah obesitas. Secara kuantitas masalah obesitas ini tidak terlalu kentara, namun cukup merepotkan terutama untuk kalangan tertentu.
Masalah obesitas atau penyakit kelebihan berat badan atau kegemukan biasanya kita kenal disebabkan karena konsumsi makanan berlebih, kurang olah raga bahkan mungkin karena faktor genetis (turunan).

Alexander Fleming, ‘Penemu’ Antibiotik Penisilin



Istilah penemu antibiotik sangat tepat dialamatkan kepada Alexander Fleming. Penemuan penisilin yang merupakan tonggak pertama perlawanan efektif terhadap bakteri tidak lahir dari suatu rancangan percobaan yang sistematis, melainkan ditemukan secara tidak sengaja. Meskipun demikian, penemuan besar tersebut merupakan bonus dari kerja keras selama hidupnya yang didedikasikan untuk melawan kuman penyebab penyakit tersebut.
            Alexander Fleming lahir pada tanggal 6 Agustus 1881 di Lochfield, sebuah kawasan peternakan terpencil di Skotlandia. Ia merupakan anak ke-7 dari 8 bersaudara. Keluarganya mengelola peternakan seluas 800 hektar dan tinggal dalam rumah yang jaraknya sekitar 1 mil dari tetangga terdekat. Fleming bersaudara tumbuh dalam suasana pedesaan yang kental. Tidak jarang mereka bermain melalui arus sungai, lembah, dan gunung-gunung, sehingga secara tidak sengaja mereka banyak belajar dari alam.

Kolagen, Zat Pengisi Tubuh


            Tampil cantik dan sempurna merupakan idaman semua manusia. Tak hanya wanita, laki-laki pun menginginkan hal yang sama. Terlebih saat ini, ketika predikat pria ‘metroseksual’ begitu santer diberikan kepada siapapun laki-laki yang tanpa merasa risih masuk ke salon untuk melakukan berbagai perawatan tubuh. Dari mulai rambut hingga ujung kaki (pia normal).
            Berbagai teknologi untuk mempercantik dan menyempurnakan bentuk tubuh pun semakin banyak ditemukan dari alat perekontruksi (memulihkan atau mengembalikan bentuk organ yang rusak karena kecelakaan) hingga alat pengaugmentasi (penambah besar atau peninggi organ-organ tertentu).

William Henry Fox Talbot (1800-1877), ‘Bapak’ Dunia Fotografi Modern


Di jaman serba canggih ini, segala macam penemuan akan alat-alat yang mempermudah dan membuat indah hidup manusia, berjalan sangat cepat sekali. Tak jarang alat inovasi yang baru ditemukan beberapa tahun yang lalu akhirnya harus tergusur dengan alat lain sejenis yang lebih canggih. Fenomena ini terjadi juga pada dunia fotografi, dimana kita bisa melihat bagaimana evolusi alat fotografi atau kamera ini berjalan. Dimulai dari kamera yang mengeluarkan asap ketika dipakai, sampai pada kamera digital yang kini sedang '‘trend’. Dan diantara dua lonjakan inovasi itu terselip inovasi kamera yang memakai klise (gambar negatif) yang bahkan sampai sekarang masih banyak dipakai oleh masyarakat luas, tentunya  karena alat pengabadi momen ini mempunyai beberapa keunggulan dibandingkan kamera lainnya.
Dialah William Henry Fox Talbot, orang yang paling berjasa dalam metode kamera ini, seorang ilmuwan besar berkebangsaan Inggris. Tidak seperti ilmuwan lain,  yang hanya berkonsentrasi dalam satu bidang, Talbot mempunyai banyak keahlian, diantaranya sebagai Egyptologis, klasikis , fotografer, filusuf, , penterjemah, kimiawan, matematikawan dan fisikawan.

Sejuta Manfaat Sebutir Jeruk

Semua orang tentu mengetahui jeruk. Buah populer satu ini mempunyai sensasi yang segar di lidah kita, campuran dari rasa asam, manis dan sedikit pahit. Takayal lagi, semua orang pasti gemar menyantap si buah bulat ini.
Jeruk sendiri, merupakan buah tahunan yang berasal dari Asia. Buah bernama latin Citrus sp. ini dipercaya berasal dari Cina. Sejak ratusan tahun yang lalu, jeruk sudah tumbuh di Indonesia, baik secara alami maupun dibudidayakan. Tanaman jeruk yang ada di Indonesia adalah peninggalan orang Belanda yang mendatangkannya dari Amerika dan Itali.
Mengatasi sariawan pastilah hal pertama yang kita pikir ketika ditanya manfaat buah jeruk. Tetapi tahukah kita, bahwa ternyata manfaat jeruk itu sangat banyak sekali, sehingga sayang jika kita melewatkan hari-hari kita tanpa memakan buah jeruk.

Alhamdulillah ^^

Yee... akhirnya aku bikin blog lagi. Walopun sebelomnya udah punya 3 blog (blogspot, wordpress, dan tumblr), tetep aja aku ngerasa masih ada yang kurang.

Tidak lain dan tidak bukan. Masalahnya, tentu karena banyak tulisanku (terutama) yang pernah dimuat di media, belum terdokumentasikan dengan baik. Ya, biar kayak tagline blog ini. Scripta Manent, Verba Volant. Yang Tertulis akan Tetap Mengabadi, Yang Terucap akan Berlalu Bersama Angin. :D

Belum lagi jika dilihat blog-blog aku yang lain. Isinya acak-acakan. Campur aduk ga jelas. Mau dirapihin susah dan males.

Semoga, blog yang satu ini bisa lebih rapi dan membuat aku rajin ngeblog. Yuk mari... kemon, deh! Bismillah... ;)

Eits, jangan lupa! Follow aku, ya. :p --> @niaharyanto